JAKARTA — Jamal Musiala akhirnya buka suara setelah dua kali terjatuh dan kehilangan kesadaran dalam pertandingan hanya dalam rentang empat hari. Gelandang Bayern Munchen berusia 23 tahun itu mengungkapkan bahwa dirinya didiagnosis mengalami kejang absensi singkat dan sementara akibat disfungsi neurologis.
Insiden terbaru terjadi saat Bayern Munchen menghadapi FC Heidenheim dalam laga persahabatan, Selasa (18/8/2026) malam waktu setempat. Musiala terjatuh hanya delapan menit setelah masuk sebagai pemain pengganti. Sebelumnya, insiden serupa juga dialaminya saat Bayern bertemu RB Leipzig pada Sabtu (15/8/2026).
Dua kejadian beruntun dalam waktu dekat itu memicu kekhawatiran publik, terutama mengingat status Musiala sebagai salah satu pemain kunci Bayern dan timnas Jerman. Ia pun angkat bicara melalui akun Instagram untuk meredakan spekulasi sekaligus menjelaskan kondisi medis yang tengah dijalaninya.
Diagnosis dan Pernyataan Resmi Musiala
Musiala menyampaikan penjelasan langsung kepada publik untuk meluruskan situasi. Ia menegaskan bahwa kondisinya telah terdiagnosis dan dapat ditangani.
“Saya mengerti bahwa banyak dari Anda khawatir. Saya ingin menghilangkan kekhawatiran tersebut hari ini dan menjelaskan situasinya: Saya telah didiagnosis menderita kejang absensi singkat dan sementara, tetapi dapat diobati, akibat disfungsi neurologis,” tulis Musiala.
— Jamal Musiala
Menurut Musiala, kondisi tersebut menjadi penyebab insiden yang dialaminya saat melawan Leipzig dan Heidenheim. Meski tampak mengkhawatirkan, ia menegaskan bahwa dirinya telah berada dalam penanganan medis yang tepat dan tetap optimistis dapat menjalani aktivitas seperti biasa.
“Saya tahu mungkin terlihat mengkhawatirkan pada pandangan pertama, tetapi bagi saya, saat ini hal itu adalah bagian dari kehidupan sehari-hari saya. Saya menerima perawatan medis yang sangat baik dan tetap sangat optimistis,” ujar dia.
Musiala juga menyampaikan bahwa Bayern Munchen dan orang-orang terdekatnya terus memberikan dukungan penuh selama proses pemulihan. Ia menegaskan berada dalam pengawasan pihak-pihak yang membantunya menghadapi kondisi tersebut.
Dukungan Bayern dan Keputusan Tetap Bermain
Direktur Olahraga Bayern Munchen Max Eberl sempat ditanya soal keputusan memainkan Musiala setelah insiden saat melawan Leipzig. Eberl menyatakan bahwa klub mengetahui kondisi sang pemain sejak awal dan Musiala yang akan memberikan penjelasan secara langsung kepada publik.
“Kami mengetahuinya dan kami menyadari situasinya,” kata Eberl.
— Max Eberl
Musiala sendiri menegaskan tidak ada risiko kesehatan lebih lanjut yang perlu dikhawatirkan. Ia mengaku terus berkonsultasi dengan para ahli dan telah mendapatkan izin medis dari ahli saraf untuk tetap melakukan aktivitas yang dinilai membantu proses pemulihannya.
“Yang penting, tidak ada risiko kesehatan lebih lanjut yang terlibat. Dalam konsultasi yang erat dan kontak rutin dengan para ahli, itu adalah keinginan pribadi saya untuk menghadapi tantangan ini,” kata Musiala.
Dengan izin medis tersebut, Musiala ingin tetap menjalani kehidupannya dan melakukan hal yang paling disukainya, yakni bermain sepak bola. Ia menegaskan telah mengambil tanggung jawab penuh atas keputusan untuk tetap bermain dan merasa berada di jalur yang benar.
“Saya telah mengambil tanggung jawab penuh atas keputusan ini. Secara keseluruhan, saya merasa sangat positif dan berada di jalur yang benar,” ujarnya.
Perjalanan Pemulihan Panjang
Kejadian kali ini bukan pertama kalinya Musiala harus berhadapan dengan masalah medis serius. Sebelumnya, ia menjalani masa pemulihan panjang akibat patah tulang kaki kiri ketika Bayern menghadapi Paris Saint-Germain pada Piala Dunia Antarklub musim panas tahun lalu.
Setelah melewati proses rehabilitasi, Musiala kembali bermain untuk Bayern di Bundesliga pada awal 2026. Performanya pulih dengan baik hingga ia menjadi salah satu pemain penting Jerman pada Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Utara.
Sayangnya, perjalanan Jerman di turnamen tersebut berakhir lebih cepat dari harapan. Tim berjuluk Die Mannschaft itu secara mengejutkan tersingkir pada babak 32 besar setelah dikalahkan Paraguay.
Kini perhatian kembali tertuju kepada Musiala. Dua insiden pingsan dalam pertandingan pramusim membuat publik bertanya-tanya tentang kesiapannya menghadapi musim kompetisi 2026/2027 yang akan segera bergulir. Namun, pernyataan terbarunya setidaknya memberikan kejelasan dan ketenangan bagi para pendukung Bayern maupun penggemar sepak bola Jerman.
Pertanyaan Umum
Apa yang dialami Jamal Musiala?
Musiala didiagnosis menderita kejang absensi singkat dan sementara akibat disfungsi neurologis. Kondisi ini menyebabkan ia terjatuh dan kehilangan kesadaran saat membela Bayern Munchen melawan RB Leipzig dan FC Heidenheim pada Agustus 2026.
Apakah Musiala tetap bisa bermain sepak bola?
Musiala menyatakan telah mendapat izin medis dari ahli saraf untuk tetap menjalani aktivitasnya, termasuk bermain sepak bola. Ia menegaskan tidak ada risiko kesehatan lanjutan dan telah mengambil tanggung jawab penuh atas keputusan tersebut.
Sumber: Republika
















