Advertisement

Jakarta — Tottenham Hotspur kembali menelan pil pahit di kandang sendiri. Bermain di Stadion Tottenham Hotspur, London, pada Ahad (30/8/2026) dini hari WIB, Spurs ditundukkan Newcastle United dengan skor 0-2. Ini merupakan kekalahan kedua secara beruntun bagi Tottenham pada awal musim 2026/2027, setelah sebelumnya dipermalukan Brentford 0-3 di laga pembuka.

Hasil ini tentu menjadi alarm bagi Ange Postecoglou. Dua laga awal tanpa satu poin pun membuat Spurs langsung tertinggal di klasemen Liga Inggris, dan tekanan di tribun kandang semakin terasa. Pendukung Tottenham yang memadati stadion berharap timnya bangkit, namun yang terjadi justru sebaliknya.

Sejak menit awal, tuan rumah memang mencoba mengambil kendali permainan. Mathys Tel sempat mengancam gawang Newcastle, tetapi sepakannya masih mampu diamankan Aaron Ramsdale. Kiper Newcastle itu kembali menunjukkan ketenangannya saat menggagalkan sundulan Jan Paul van Hecke. Dua penyelamatan tersebut menjadi pertanda bahwa malam itu bukan milik Tottenham.

Advertisement

Tottenham terus berusaha mencari celah di pertahanan tim tamu. Namun, Newcastle bertahan dengan disiplin tinggi dan tidak memberi ruang bagi lini serang Spurs untuk berkembang. Kebuntuan pun bertahan hingga jeda, meskipun tuan rumah mendominasi penguasaan bola. Skor 0-0 menutup babak pertama, tetapi pola permainan Newcastle mulai menunjukkan ancaman lewat serangan balik cepat.

Ancaman tersebut akhirnya menjadi kenyataan pada menit ke-62. Anthony Elanga menyelesaikan umpan yang dikirim Amar Dedic untuk membawa Newcastle unggul 1-0. Gol ini mengubah arah pertandingan sepenuhnya. Tottenham yang sebelumnya nyaman menguasai bola kini dipaksa keluar dan bermain lebih terbuka untuk mengejar ketertinggalan.

Celahan di lini belakang Spurs pun semakin lebar. Pada menit ke-72, Yoane Wissa menggandakan keunggulan Newcastle melalui penyelesaian di depan gawang Tottenham. Gol kedua ini menjadi pukulan telak bagi mental para pemain tuan rumah yang sedang mencoba bangkit.

Advertisement

Tottenham berusaha memberikan respons. Omar Marmoush mendapat peluang untuk memperkecil kedudukan, tetapi kembali Ramsdale menjadi penghalang. Penampilan gemilang kiper Newcastle itu membuat upaya Spurs untuk kembali ke dalam pertandingan berulang kali menemui jalan buntu. Ia tampil sebagai tembok yang sulit ditembus sepanjang laga.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Tottenham tidak mampu mencetak gol satu pun. Newcastle pun memastikan kemenangan 2-0 dan meninggalkan London dengan tiga poin penuh. Bagi tim asuhan Eddie Howe, hasil ini menjadi modal berharga di awal musim, sementara bagi Spurs, pekerjaan rumah semakin menumpuk.

Tekanan di Awal Musim Tottenham

Dua kekalahan beruntun pada dua pekan pertama bukanlah catatan yang ideal bagi tim sekelas Tottenham. Dengan rekrutan baru yang didatangkan pada bursa transfer musim panas, para pendukung berharap ada peningkatan dibanding musim sebelumnya. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan sebaliknya.

Masalah yang terlihat jelas adalah ketidakmampuan lini belakang menjaga konsistensi dan kegagalan lini depan memanfaatkan peluang. Meskipun menciptakan sejumlah peluang berbahaya melawan Newcastle, penyelesaian akhir yang buruk menjadi biang keladi. Sementara itu, dua gol yang bersarang di gawang Guglielmo Vicario menunjukkan betapa mudahnya pertahanan Spurs ditembus lewat serangan balik.

Jadwal ke depan tidak memberi kelonggaran. Tottenham dijadwalkan menghadapi lawan-lawan yang memiliki kualitas merata di Liga Inggris. Tanpa perbaikan signifikan, bukan tidak mungkin Spurs akan terus terpuruk di papan bawah. Postecoglou dituntut segera menemukan formula yang tepat, baik dalam hal taktik maupun mentalitas pemain.

Kebangkitan Newcastle di Laga Tandang

Di sisi lain, kemenangan ini menunjukkan karakter Newcastle yang solid saat bermain di luar kandang. Gol Elanga dan Wissa tercipta dari transisi yang efisien, memanfaatkan kelengahan pertahanan Tottenham. Eddie Howe kembali membuktikan kemampuannya meracik tim yang pragmatis namun efektif.

Ramsdale layak disebut sebagai bintang kemenangan Newcastle. Beberapa penyelamatan pentingnya menjaga gawang timnya tetap perawan sepanjang laga. Ketenangannya di bawah mistar memberi rasa aman bagi lini belakang dan menjadi fondasi kemenangan tim tamu.

Hasil ini membawa Newcastle naik ke papan atas klasemen dengan enam poin dari dua pertandingan. Sementara itu, Tottenham masih nihil poin dan harus segera berbenah sebelum keterpurukan semakin dalam. Pertandingan pekan berikutnya akan menjadi ujian mental yang berat bagi skuad Spurs.

Hasil Pertandingan Liga Inggris Lainnya

Berikut hasil pertandingan Liga Inggris yang berlangsung Sabtu malam hingga Ahad dini hari WIB tadi:

  • Liverpool 2 – 2 Nottingham Forest
  • Coventry City 0 – 1 Hull City
  • Bournemouth 1 – 1 Everton
  • Tottenham 0 – 2 Newcastle

Dari hasil tersebut, Liverpool harus puas berbagi poin dengan Nottingham Forest di kandang sendiri. Sementara itu, Bournemouth dan Everton juga bermain imbang. Hasil positif diraih Hull City yang mencuri kemenangan tipis di kandang Coventry.

Pertanyaan Umum

Mengapa Tottenham kalah dari Newcastle?

Tottenham kalah karena gagal memanfaatkan peluang yang ada dan kebobolan dua gol dari serangan balik Newcastle. Penampilan kiper Aaron Ramsdale yang gemilang juga membuat Spurs kesulitan mencetak gol.

Siapa pencetak gol kemenangan Newcastle?

Anthony Elanga mencetak gol pertama pada menit ke-62, disusul Yoane Wissa yang menggandakan keunggulan pada menit ke-72.

Bagaimana posisi Tottenham di klasemen setelah kekalahan ini?

Tottenham masih mengumpulkan nol poin dari dua pertandingan dan berada di papan bawah klasemen sementara Liga Inggris musim 2026/2027.

Sumber: Republika

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *