Como 1907 mencuri perhatian di giornata kedua Serie A Liga Italia 2026/27 setelah menaklukkan tuan rumah Napoli dengan skor 2-1 di Stadion Diego Armando Maradona, Senin (31/8/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi tim asuhan Cesc Fabregas, sekaligus menjadi tamparan bagi Massimiliano Allegri yang baru menangani Napoli musim ini. Gol dari Martin Baturina dan Anastasios Douvikas memastikan tiga poin dibawa pulang ke Como, sementara Rasmus Hojlund hanya mampu memperkecil kedudukan bagi tuan rumah.
Hasil ini membawa Como melesat ke posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi empat poin. Napoli, sebaliknya, harus menelan kekalahan perdana musim ini dan tertahan di peringkat kesembilan dengan tiga poin. Kekalahan ini tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi Allegri yang dituntut segera membenahi permainan timnya sebelum melakoni laga-laga berat berikutnya.
Fabregas mengaku kemenangan ini terasa istimewa karena ia menerapkan pelajaran berharga dari pertemuan-pertemuan sebelumnya melawan AC Milan, tim yang ditangani Allegri pada musim lalu. Saat itu, Como belum pernah mampu mengalahkan Rossoneri dengan catatan satu kekalahan dan satu hasil imbang. Kini, pelatih asal Spanyol itu akhirnya menemukan formula tepat untuk meredam permainan racikan Allegri.
“Kemenangan ini sangat berharga. Saya belajar banyak dari pertandingan terakhir melawan Milan,” kata Fabregas kepada DAZN, dikutip dari Football Italia. Ia menilai Como tampil sangat baik pada babak pertama, namun mengakui pertandingan berubah menjadi jauh lebih sulit setelah Napoli meningkatkan tekanan di paruh kedua.
“Hari ini, kami mampu membaca permainan dengan baik. Kami tampil sangat bagus pada babak pertama. Pada babak kedua, kami sadar sedang menghadapi para juara, tetapi kami mampu bertahan,” ujar mantan gelandang Barcelona dan Arsenal tersebut. Fabregas bahkan mengaku kagum dengan kedalaman skuad Napoli yang membuat timnya harus bekerja ekstra keras mempertahankan keunggulan.
“Kualitas pemain pengganti yang mereka turunkan membuat saya sempat berpikir seolah-olah mereka memiliki jatah pergantian pemain lebih banyak,” tambahnya. Pujian tersebut menunjukkan betapa ketatnya pertandingan yang berlangsung di Stadion Diego Armando Maradona tersebut.
Pujian Fabregas untuk Luis Milla
Selain membahas kemenangan timnya, Fabregas secara khusus memberikan pujian kepada gelandang barunya, Luis Milla. Pemain berusia 31 tahun itu kembali dipercaya tampil sebagai starter dan dinilai sang pelatih sebagai salah satu pemain yang kurang mendapatkan penghargaan semestinya di Spanyol. Fabregas menyebut Milla sering terlupakan karena banyaknya pemain hebat di negaranya.
“Milla sangat kurang dihargai di Spanyol. Ada begitu banyak pemain hebat sehingga terkadang kita cenderung melupakan pemain lain yang bukan Pedri atau Rodri,” kata Fabregas. Ia mengaku telah lama memantau perkembangan karier Milla yang dinilainya terus menunjukkan peningkatan konsisten dan kini dianggap siap bersaing di level tertinggi.
“Saya sudah lama memantau perkembangannya. Kariernya terus menanjak secara konsisten, dan kini saatnya baginya untuk bermain di Liga Champions,” ujarnya. Como sendiri akan kembali berlaga di kompetisi antarklub Eropa musim ini, dan kehadiran pemain berpengalaman seperti Milla diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan.
Como Masih Butuh Penyerang Tambahan
Di sisi lain, Fabregas juga mengisyaratkan timnya masih membutuhkan tambahan penyerang. Ia menilai Douvikas tidak mungkin memikul seluruh beban di berbagai kompetisi yang akan dihadapi Como musim ini. Seperti diketahui, Douvikas merupakan pencetak gol terbanyak Como di Serie A musim lalu dan kembali mencetak gol pada dua pertandingan awal musim ini.
“Jelas, saya mengharapkan seorang penyerang. Douvikas tidak mungkin bermain di Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions sekaligus,” kata Fabregas. Ia berkaca pada pengalaman musim lalu ketika Como kehilangan Alvaro Morata akibat cedera dalam waktu cukup lama, yang membuat timnya beberapa kali harus bermain tanpa penyerang murni.
Como dikabarkan masih melakukan pembicaraan dengan Fiorentina terkait kemungkinan mendatangkan Moise Kean. Jika transfer ini terwujud, maka lini depan Como akan semakin tajam dan siap bersaing di tiga kompetisi sekaligus. Langkah ini dinilai penting mengingat jadwal padat yang akan dihadapi tim asal Lombardia tersebut.
Allegri Soroti Pertahanan Napoli
Dari kubu tuan rumah, Allegri tidak menutupi kekecewaannya setelah Napoli tumbang di kandang sendiri. Pelatih asal Italia itu menilai timnya terlalu lunak dalam menghadapi Como, terutama pada proses terciptanya gol kedua. Ia menegaskan hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi timnya yang masih dalam proses pembangunan.
“Terkadang kami bermain terlalu lembek. Di sisi lain, kami juga memiliki beberapa peluang,” kata Allegri. Menurutnya, Napoli masih harus memperbaiki kemampuan membaca situasi, terutama dalam menentukan kapan harus membangun serangan dari lini belakang dan kapan harus memilih solusi yang lebih sederhana. Secara teknis, i Partenopei melakukan beberapa kesalahan operan yang berujung pada kemelut di lini pertahanan.
Ia secara khusus menyoroti proses gol kedua Como yang dicetak oleh Douvikas. Allegri menilai para pemain Napoli tidak boleh memberikan kesempatan kepada lawan untuk kembali menciptakan peluang dalam waktu singkat. “Hal utamanya adalah kami terlalu lembek dalam proses kebobolan, terutama pada gol kedua. Anda tidak boleh membiarkan lawan mendapatkan dua peluang dalam waktu 20 detik,” tegasnya.
Kondisi Pemain Napoli Jelang Laga Berat
Allegri juga memberikan kabar terbaru mengenai kondisi sejumlah pemainnya. Kevin De Bruyne disebut terus mengalami perkembangan positif, sedangkan Scott McTominay belum berada dalam kondisi terbaik akibat masalah lecet pada kaki yang membatasi porsi latihannya. Kedua pemain ini menjadi andalan Napoli di lini tengah musim ini.
“Kondisi De Bruyne sudah membaik. Ada satu hal yang mutlak harus kami perbaiki, kami harus lebih waspada saat bertahan,” ujar Allegri. Ia juga menambahkan, “McTominay mengalami masalah lecet pada kakinya, sehingga porsi latihannya terbatas. Semoga kami bisa membawanya ke kondisi terbaik secepat mungkin.”
Allegri turut menyoroti kondisi David Neres yang baru kembali bermain setelah absen cukup lama. Sementara itu, Noa Lang dinilainya telah tampil cukup baik ketika dipercaya bermain sejak awal melawan Como. Rotasi pemain ini menjadi perhatian khusus mengingat jadwal padat yang menanti Napoli dalam waktu dekat.
Napoli selanjutnya akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Inter pada akhir pekan mendatang. Setelah itu, i Partenopei akan memulai perjalanan mereka di Liga Champions dengan menjamu Arsenal. Namun, Allegri menegaskan bahwa hasil pertandingan tersebut belum akan menentukan perjalanan Napoli sepanjang musim. Ia memilih menjadikan kekalahan dari Como sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.
Pertandingan Umum
Bagaimana hasil pertandingan Napoli melawan Como?
Napoli menelan kekalahan 2-1 dari Como dalam giornata kedua Serie A Liga Italia 2026/27 di Stadion Diego Armando Maradona. Gol kemenangan Como dicetak oleh Martin Baturina dan Anastasios Douvikas, sementara Rasmus Hojlund mencetak gol hiburan bagi Napoli.
Apa yang menjadi sorotan utama Allegri setelah pertandingan?
Allegri mengkritik permainan timnya yang terlalu lembek, terutama dalam mengantisipasi serangan Como pada proses gol kedua. Ia menegaskan timnya harus lebih waspada saat bertahan dan memperbaiki kemampuan membaca situasi di lapangan.
Apakah Como masih akan mendatangkan pemain baru?
Fabregas mengisyaratkan timnya masih membutuhkan tambahan penyerang karena Douvikas tidak mungkin bermain di semua kompetisi. Como dikabarkan sedang melakukan pembicaraan dengan Fiorentina untuk mendatangkan Moise Kean.
Sumber: Republika
















