Advertisement

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengaku terkejut setelah mengetahui aksi boikot yang dilakukan oleh penggemar tim, The Jakmania, terkait harga tiket laga persahabatan melawan Brisbane Roar. Shin baru mendengar kabar tersebut dan menyatakan harapannya agar polemik ini segera terselesaikan demi menjaga hubungan baik antara klub dan pendukungnya.

Juru taktik asal Korea Selatan itu menegaskan bahwa keberadaan suporter merupakan elemen vital bagi sebuah klub sepak bola. “Saya baru pertama kali mendengar mengenai aksi boikot ini. Saya tahu bahwa para suporter, khususnya The Jakmania, selalu datang untuk mendukung Persija Jakarta dan menginginkan tim ini menjadi lebih baik,” ujar Shin dalam pernyataannya.

“Karena itu, saya berharap klub dan suporter bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik dan menemukan solusi yang sama-sama menguntungkan.”

Advertisement

— Shin Tae-yong

Mantan pelatih tim nasional Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu menambahkan bahwa tidak ada tim besar yang bisa bertahan tanpa dukungan penggemar. Ia berharap pihak klub dan The Jakmania dapat duduk bersama untuk mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak.

Aksi boikot yang dilakukan The Jakmania bermula dari kenaikan harga tiket yang signifikan untuk laga uji coba melawan Brisbane Roar. Pada awalnya, tiket dijual dengan harga termurah mulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu, jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp 150 ribu. Kenaikan ini memicu protes keras dari penggemar setia Persija.

Advertisement

Setelah melakukan konsolidasi, panitia pelaksana akhirnya memberikan keringanan dengan menurunkan harga untuk kategori tertentu. Kategori 2 Tier 1 kini dibanderol Rp 150 ribu, sementara Kategori 2 Tier 2 sebesar Rp 130 ribu. Tiket tersebut dapat dibeli secara daring melalui situs resmi Persija dengan harga yang lebih murah.

Kekhawatiran utama para penggemar adalah bahwa harga tiket yang tinggi ini akan menjadi acuan untuk setiap laga kandang Persija di masa mendatang. The Jakmania menilai kebijakan harga tersebut belum mencerminkan kondisi ekonomi sebagian besar pendukung setia Macan Kemayoran.

Laga persahabatan antara Persija Jakarta dan Brisbane Roar dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Stadium pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Bagi penggemar yang ingin menyaksikan pertandingan, tersedia opsi streaming melalui kanal YouTube RANS Entertainment atau siaran langsung di Indosiar.

Shin Tae-yong, yang kini menangani Persija Jakarta, berharap insiden ini tidak berkepanjangan. Ia meyakini bahwa komunikasi yang baik antara klub dan suporter akan memperkuat fondasi tim menjelang musim 2026/27. “Saya selalu berpikir bahwa sebuah klub sepak bola akan bisa bertahan dan berkembang karena memiliki suporter. Jadi, saya berharap hubungan antara klub dan suporter bisa kembali berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Pertanyaan Umum

Mengapa The Jakmania melakukan boikot?

The Jakmania memboikot laga Persija Jakarta melawan Brisbane Roar sebagai bentuk protes terhadap kenaikan harga tiket yang dianggap terlalu tinggi. Harga awal tiket mencapai Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu, jauh lebih mahal dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp 150 ribu.

Berapa harga tiket setelah dipangkas?

Setelah negosiasi, panitia pelaksana menurunkan harga untuk kategori tertentu. Kategori 2 Tier 1 menjadi Rp 150 ribu dan Kategori 2 Tier 2 sebesar Rp 130 ribu. Tiket daring dijual dengan harga lebih murah melalui situs resmi Persija.

Kapan pertandingan Persija vs Brisbane Roar digelar?

Laga persahabatan tersebut akan berlangsung di Jakarta International Stadium pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Pertandingan dapat disaksikan melalui streaming di YouTube RANS Entertainment atau siaran langsung Indosiar.

Sumber: JPNN.com

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *