Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, meningkatkan intensitas latihan tim asuhannya dalam rangka persiapan menyambut kompetisi musim 2026/2027. Langkah ini diambil untuk mematangkan taktik dan menerjemahkan filosofi permainan ke dalam setiap gerak para pemain di lapangan.
Dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (15 Agustus 2026), Huistra memberikan apresiasi terhadap intensitas kerja tinggi yang ditunjukkan para pemain. Menurutnya, kemauan untuk terus bekerja dan berkembang menjadi modal penting dalam membangun identitas permainan Super Elja.
“Kami masih memiliki waktu sekitar tiga hingga empat pekan ke depan, dan waktu tersebut tentu sangat kami butuhkan. Saya senang dengan usaha serta kerja keras yang ditunjukkan para pemain,” tegas Pieter.
Persiapan Fisik dan Taktik Menuju Musim Baru
Peningkatan intensitas latihan menjadi fokus utama Huistra sejak pekan pertama pramusim. Pelatih berkebangsaan Belanda itu ingin memastikan setiap pemain memiliki ketahanan fisik yang prima untuk menjalani jadwal padat musim depan. Latihan mencakup sesi penguatan kondisi aerobik, latihan kekuatan, serta simulasi pertandingan dengan tempo tinggi.
Selain aspek fisik, Huistra juga menekankan penyempurnaan pola permainan. Ia menginginkan PSS Sleman tampil dengan ciri khas yang jelas: agresif saat menekan, cepat dalam transisi, dan disiplin dalam formasi. Setiap pemain dituntut untuk memahami peran mereka dalam sistem yang diterapkan, baik saat menguasai bola maupun saat bertahan.
“Kami tidak hanya berlatih keras, tetapi juga cerdas. Saya ingin para pemain mengerti kapan harus menekan, kapan harus mundur, dan bagaimana membaca situasi pertandingan,” ujar Huistra dalam sesi wawancara tertutup dengan media klub.
Membangun Identitas Permainan Dominan
Pieter menambahkan bahwa peningkatan intensitas ini sejalan dengan keinginannya untuk menjadikan PSS Sleman sebagai tim yang dominan dalam permainan. Intensitas tinggi dan etos kerja dinilai sebagai bagian penting dari kultur sekaligus identitas klub. Ia percaya bahwa tim yang mampu mempertahankan tekanan sepanjang laga akan sulit dikalahkan.
Pelatih yang pernah menangani klub-klub Eropa itu melanjutkan bahwa bekerja keras dalam setiap fase permainan menjadi bagian dari identitas yang ingin terus ditanamkan. Hal ini mencakup aspek berlari, menekan, bergerak, dan memberikan energi hingga peluit akhir berbunyi. Menurutnya, kebiasaan ini harus menjadi naluri bagi setiap pemain yang mengenakan seragam PSS.
“Saya rasa kami berada di jalur yang tepat. Dalam sistem permainan, kami selalu ingin menjadi tim yang dominan,” jelas Pieter. Ia mencontohkan beberapa klub di Eropa yang sukses karena menerapkan filosofi serupa, seperti pressing tinggi dan penguasaan bola yang efektif.
Para pemain pun merespons positif pendekatan ini. Beberapa pemain senior mengaku bahwa metode latihan Huistra memberikan tantangan baru yang memacu mereka untuk keluar dari zona nyaman. “Kami dituntut untuk terus bergerak, tidak boleh diam. Ini bagus untuk kebugaran dan mental,” ujar salah satu pemain yang enggan disebut namanya.
Jadwal Perdana di BRI Super League
Pada kompetisi musim 2026/2027, PSS Sleman akan tampil di dua kompetisi, yakni BRI Super League dan I.League Cup. PSS Sleman dijadwalkan akan melakoni pekan perdana Super League dengan bertandang ke markas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada 4 September 2026 pukul 19.00 WIB.
Laga perdana ini menjadi ujian awal bagi kesiapan tim asuhan Huistra. Bali United dikenal sebagai salah satu tim kuat dengan basis penggemar fanatik. Namun, Huistra optimistis persiapan yang matang akan membuahkan hasil positif. “Kami tidak gentar. Justru ini kesempatan untuk menunjukkan identitas kami sejak awal,” tegasnya.
Selain BRI Super League, PSS juga akan berpartisipasi dalam I.League Cup, turnamen yang mempertemukan klub-klub Liga 1 dan Liga 2. Format kompetisi ini memberikan kesempatan bagi tim untuk menguji kedalaman skuad. Huistra mengindikasikan akan memanfaatkan turnamen tersebut untuk memberikan menit bermain kepada pemain pelapis dan muda.
Manajemen klub juga terus bergerak di bursa transfer. Beberapa posisi masih diincar untuk menambah kekuatan tim, terutama di lini depan dan gelandang serang. Namun, Huistra menekankan bahwa kualitas mental dan kesesuaian dengan filosofi tim menjadi prioritas utama dalam rekrutmen.
Analisis Kekuatan dan Tantangan Musim Depan
PSS Sleman musim lalu finis di papan tengah klasemen BRI Super League. Dengan kedatangan Pieter Huistra yang memiliki pengalaman melatih di Belanda dan Asia, ekspektasi suporter meningkat. Gaya bermain menekan dan dominan yang diusungnya diharapkan mampu membawa PSS bersaing di papan atas.
Namun, tantangan tidak kecil. Persaingan di Liga 1 musim depan diprediksi semakin ketat dengan hadirnya beberapa klub yang juga melakukan perombakan besar. Selain itu, jadwal padat akibat turnamen tambahan bisa menguras tenaga pemain. Oleh karena itu, rotasi skuad menjadi kunci agar performa tetap terjaga sepanjang musim.
Huistra sendiri sadar akan hal ini. Ia telah menyusun program periodisasi yang membagi beban latihan dan pertandingan secara proporsional. “Kami tidak bisa hanya mengandalkan 11 pemain. Semua harus siap berkontribusi,” ujarnya.
Dari segi taktik, Huistra kerap menggunakan formasi 4-3-3 dengan penekanan pada sayap yang cepat. Ia juga tidak ragu mengubah formasi menjadi 3-4-3 saat tim membutuhkan tekanan lebih di lini depan. Fleksibilitas ini menjadi senjata untuk menghadapi berbagai tipe lawan.
Para pengamat sepak bola nasional menilai langkah PSS Sleman merekrut Huistra sebagai keputusan berani. “Dia pelatih dengan filosofi jelas. Jika para pemain mampu mengadaptasi, PSS bisa menjadi kejutan musim depan,” ujar analis sepak bola dari Universitas Negeri Yogyakarta.
Dengan waktu persiapan sekitar tiga hingga empat pekan, Huistra terus memoles timnya. Ia berharap pada laga perdana nanti, PSS Sleman sudah tampil dengan identitas yang diinginkan: dominan, agresif, dan penuh energi.
Pertanyaan Umum
Kapan PSS Sleman akan memulai musim 2026/2027?
PSS Sleman dijadwalkan melakoni laga perdana BRI Super League pada 4 September 2026 melawan Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Apa filosofi permainan yang diterapkan Pieter Huistra?
Huistra menginginkan PSS Sleman menjadi tim yang dominan dengan intensitas tinggi, pressing agresif, dan etos kerja keras sepanjang pertandingan.
Apakah PSS Sleman akan bermain di turnamen lain selain liga?
Ya, PSS Sleman juga akan berpartisipasi dalam I.League Cup musim 2026/2027.
Sumber: Republika















