Advertisement

AC Milan tengah menghadapi dilema transfer terkait masa depan Santiago Gimenez. Dua klub Eropa, Lazio dan FC Porto, telah menyatakan ketertarikan untuk memboyong penyerang asal Meksiko tersebut pada bursa transfer musim panas ini. Namun, keputusan akhir bergantung pada kesediaan Rossoneri melepas pemain berusia 25 tahun itu dengan skema pinjaman.

Gimenez didatangkan dari Feyenoord pada Januari 2025 dengan nilai transfer mencapai EUR 30,2 juta ditambah biaya tambahan. Investasi besar itu belum membuahkan hasil sesuai harapan. Dalam 37 pertandingan kompetitif bersama AC Milan, ia hanya mencetak tujuh gol dan enam assist. Catatan itu dinilai jauh dari standar penyerang utama di klub sebesar Milan.

Sebagian besar musim lalu ia harus melewatkan banyak laga akibat cedera pergelangan kaki parah. Cedera tersebut memaksanya menjalani operasi pada Desember 2025 dan membutuhkan waktu pemulihan panjang. Kondisi ini turut mempengaruhi performa dan konsistensinya di lapangan.

Advertisement

Kedatangan Goncalo Ramos dari Paris Saint-Germain ke skuad asuhan Ruben Amorim semakin mempersempit ruang bagi Gimenez. Dengan kehadiran ujung tombak baru, peluangnya untuk menjadi pilihan utama di San Siro pada musim 2026/2027 nyaris tertutup. Manajemen Milan pun harus segera mengambil keputusan terkait masa depannya.

Minat Lazio dan Porto

Laporan pakar transfer Sportitalia, Alfredo Pedulla, mengungkapkan bahwa Lazio bergerak cepat untuk mendatangkan Gimenez. Klub ibu kota Italia itu menginginkan sang pemain dengan status pinjaman murni tanpa opsi pembelian di akhir musim. Skema ini dinilai menguntungkan Lazio karena tidak perlu mengeluarkan dana besar di awal.

Bagi Gimenez, kepindahan ke Lazio bisa menjadi kesempatan emas. Ia akan kembali bermain reguler di Serie A, liga yang sudah ia kenal. Adaptasi ulang dengan kompetisi Italia diyakini dapat mengembalikan kepercayaan dirinya sekaligus meningkatkan nilai jual di masa depan.

Advertisement

Sementara itu, FC Porto muncul sebagai kandidat lain. Klub raksasa Portugal itu tengah dilanda masalah cedera jangka panjang yang dialami Samu Aghehowa Omorodion. Pelatih baru Porto, Francesco Farioli, membutuhkan pemain alternatif untuk mengarungi musim 2026/2027. Ketertarikan Porto kepada Gimenez menjadi solusi cepat mengisi kekosongan di lini depan.

Laporan dari Football Italia menyebutkan bahwa agen pemain terkenal Eropa, Jorge Mendes, turut membantu mengurus negosiasi kepindahan Gimenez. Mendes juga menjadi sosok di balik transfer Goncalo Ramos ke Milan. Keterlibatannya bisa memperlancar proses negosiasi antara kedua klub.

Dilema Keuangan Milan

AC Milan berada dalam posisi sulit. Di satu sisi, mereka membutuhkan dana segar dari penjualan pemain untuk memperkuat skuad di sektor lain. Penjualan Gimenez, meski dengan harga lebih rendah dari nilai beli, bisa memberikan suntikan finansial. Di sisi lain, klub enggan melepas pemain dengan status pinjaman tanpa kewajiban membeli karena berisiko kehilangan aset tanpa kepastian pemasukan.

Kondisi ini membuat Milan harus mempertimbangkan tawaran dengan hati-hati. Jika Lazio hanya menawarkan pinjaman murni, Milan mungkin akan mencari opsi lain yang lebih menguntungkan. Porto, yang mungkin bersedia menyertakan opsi pembelian, bisa menjadi alternatif lebih realistis.

Selain itu, performa Gimenez yang belum stabil pasca-cedera juga menjadi pertimbangan. Klub peminjam tentu ingin memastikan sang pemain bisa langsung berkontribusi tanpa risiko cedera berulang. Milan perlu meyakinkan calon peminjam bahwa kondisi fisik Gimenez sudah pulih total.

Dari sisi pemain, Gimenez dikabarkan terbuka untuk hengkang demi mendapatkan menit bermain lebih banyak. Ia sadar bahwa persaingan di lini depan Milan sangat ketat, terutama setelah kedatangan Ramos. Pindah ke klub lain, baik Lazio maupun Porto, bisa menjadi langkah tepat untuk menghidupkan kembali kariernya.

Dampak pada Rencana Musim Depan

Keputusan terkait Gimenez akan mempengaruhi strategi transfer Milan secara keseluruhan. Jika ia pergi, Milan harus mencari penyerang pengganti yang sesuai dengan kebutuhan taktik Ruben Amorim. Namun, jika ia bertahan, klub harus memastikan ia mendapatkan kesempatan bermain yang cukup agar nilai jualnya tidak terus merosot.

Lazio dan Porto sama-sama memiliki daya tarik tersendiri. Lazio menawarkan kesempatan untuk tetap bermain di Serie A, sementara Porto memberikan pengalaman bermain di Liga Champions Portugal dan kompetisi Eropa. Pilihan akhir ada di tangan Gimenez dan negosiasi antar klub.

Pengamat sepak bola Italia menilai bahwa skenario terbaik bagi semua pihak adalah kesepakatan pinjaman dengan opsi pembelian. Milan bisa mendapatkan dana jika opsi itu diaktifkan, sementara klub peminjam memiliki fleksibilitas untuk mengevaluasi performa Gimenez sebelum memutuskan pembelian permanen.

Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan negosiasi akan mencapai kesepakatan. Bursa transfer musim panas 2026 masih berlangsung, dan Milan memiliki waktu untuk mengeksplorasi semua opsi. Yang jelas, saga transfer Santiago Gimenez menjadi salah satu cerita menarik yang patut diikuti para penggemar sepak bola Italia dan Eropa.

Pertanyaan Umum

Mengapa AC Milan ingin melepas Santiago Gimenez?

AC Milan mempertimbangkan melepas Gimenez karena performanya yang belum memenuhi ekspektasi sejak didatangkan dari Feyenoord pada Januari 2025. Cedera pergelangan kaki yang parah juga membuatnya absen lama. Selain itu, kedatangan Goncalo Ramos membuat persaingan di lini depan semakin ketat, sehingga Gimenez sulit mendapatkan tempat reguler.

Apa syarat yang diajukan Lazio dan Porto untuk transfer Gimenez?

Lazio menginginkan pinjaman murni tanpa opsi pembelian. Sementara FC Porto belum mengungkapkan secara detail skema yang ditawarkan, tetapi kemungkinan besar mereka juga menginginkan pinjaman dengan opsi pembelian. Milan cenderung menolak pinjaman tanpa kewajiban membeli karena membutuhkan dana dari penjualan pemain.

Bagaimana peran Jorge Mendes dalam negosiasi ini?

Jorge Mendes, agen pemain terkenal Eropa, disebut-sebut membantu mengurus negosiasi kepindahan Gimenez. Ia juga terlibat dalam transfer Goncalo Ramos ke Milan. Kehadirannya diyakini dapat memperlancar komunikasi antara klub dan mempercepat proses kesepakatan.

Sumber: JawaPos

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *