Lintaspedia.com – 04 Juni 2026 | Halo kamu, kebakaran hebat melanda dua rumah di Kelurahan Jagalan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, pada Kamis (4/6/2026). Kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh korsleting listrik dan mengakibatkan kerugian sekitar Rp 100 juta.
Kronologi Kebakaran
Menurut Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.30 WIB. Dua rumah yang terbakar merupakan milik Memet Keisyanto sebagai Ketua RW 8 dan istri Ketua RT 4, Santi, yang bersebelahan.
Awalnya, Santi mendengar suara percikan korsleting listrik di rumahnya. Tetangga kemudian meneriaki Santi setelah melihat percikan korsleting, dan Santi keluar rumah, tetapi api telah membesar. Api cepat membesar karena rumah sebagian besar terbuat dari kayu.
Memet mendatangi rumahnya setelah mendengar keramaian di sekitar rumahnya dan berusaha memadamkan api menggunakan selang air terdekat, namun api sudah membesar dan tidak terkendali.
Upaya Pemadaman
Warga langsung meminta bantuan Damkar Kota Semarang untuk memadamkan kebakaran. Sebanyak 40 orang personel diterjunkan dengan delapan mobil pemadam. Saat tiba di lokasi, tim Damkar kesulitan masuk ke lokasi karena jalan yang sempit, sehingga mereka membongkar pagar kelenteng di sekitar lokasi.
Petugas Damkar berjibaku memadamkan api selama sekitar tiga jam. Pada pukul 15.30 WIB, api berhasil dipadamkan, dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Prediksi Cuaca Semarang
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca Semarang pada 4 Juni 2026 akan panas menyengat hingga 34°C dengan angin barat laut–timur laut berkecepatan 3–10 km/jam dan kelembapan sekitar 50 persen.
Wilayah Pantura Timur seperti Kudus, Pati, dan Rembang diperkirakan cerah berawan, sedangkan Pantura Barat serta kawasan Merapi berpotensi hujan ringan dengan suhu antara 16–31°C.
Kasus HIV di Semarang
Dinas Kesehatan Kota Semarang mencatat sebanyak 240 kasus HIV baru ditemukan selama periode Januari hingga Mei 2026. Temuan tersebut merupakan hasil dari peningkatan skrining HIV.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam, menegaskan bahwa peningkatan temuan bukan berarti penularan meningkat, melainkan bukti layanan skrining makin menjangkau masyarakat sehingga pengobatan bisa dimulai lebih cepat.
Kesimpulan
Kebakaran di Jagalan Semarang mengakibatkan dua rumah milik ketua RT dan RW ludes, dengan kerugian mencapai Rp 100 juta. Sementara itu, BMKG memprediksi cuaca Semarang akan panas menyengat, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang mencatat peningkatan kasus HIV baru.
FAQ
Apa penyebab kebakaran di Jagalan Semarang?
Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik.
Berapa kerugian akibat kebakaran?
Kerugian akibat kebakaran mencapai sekitar Rp 100 juta.
Apa prediksi cuaca Semarang pada 4 Juni 2026?
Cuaca Semarang pada 4 Juni 2026 diprediksi akan panas menyengat hingga 34°C dengan angin barat laut–timur laut berkecepatan 3–10 km/jam dan kelembapan sekitar 50 persen.
Berapa banyak kasus HIV baru di Semarang?
Sebanyak 240 kasus HIV baru ditemukan selama periode Januari hingga Mei 2026.
Apa yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk mengatasi kasus HIV?
Dinas Kesehatan Kota Semarang melakukan peningkatan skrining HIV dan perluasan akses layanan tes HIV untuk masyarakat berisiko.













