Lintaspedia.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dipastikan akan menjadi pusat perhatian di luar lapangan saat hadir pada laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina. Pertandingan puncak itu akan digelar di Stadion MetLife, New Jersey, pada Minggu, 19 Juli 2026. Kehadirannya bukan sekadar sebagai penonton VIP, melainkan memiliki peran resmi dalam seremoni penutupan turnamen.
Trump dijadwalkan akan menyerahkan trofi juara dunia bersama Presiden FIFA, Gianni Infantino, di akhir pertandingan. Penampilan ini menandai kembalinya sang presiden ke panggung global setelah sederet sorotan selama fase grup dan gugur. Kehadiran Trump telah menjadi topik perbincangan sejak turnamen dimulai, terutama terkait hubungan dekatnya dengan petinggi FIFA dan beberapa keputusan kontroversial yang diduga melibatkan campur tangan politik.
Dari Telepon ke Infantino hingga Pujiannya untuk Turnamen
Satu insiden yang paling banyak mendapat perhatian media, sebagaimana dilaporkan kantor berita AFP, adalah ketika Trump disebut menelepon langsung Presiden FIFA Gianni Infantino. Telepon itu dilakukan untuk meminta agar hukuman kartu merah yang diterima penyerang timnas AS, Folarin Balogun, dibatalkan. Tujuannya agar Balogun bisa tampil pada laga 16 besar melawan Belgia. Meski langkah ini memicu kritik tajam soal dugaan intervensi politik terhadap otoritas wasit dan olahraga, Trump tetap membela diri dan justru memuji skala penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
“Ini mungkin merupakan ajang olahraga paling sukses dalam sejarah dunia. Luar biasa,” kata Trump dalam sebuah resepsi yang diadakan FIFA di Trump Tower, New York, pada Jumat (17/7).
Di kesempatan yang sama, presiden ke-45 dan ke-47 AS itu juga menilai turnamen ini telah berhasil mengubah persepsi terhadap sepak bola di negaranya. Ia mengklaim popularitas olahraga tersebut kini melonjak di Amerika Serikat dan akan terus bertahan. Trump bahkan menyinggung putranya, Barron Trump, sebagai salah satu penggemar berat sepak bola sebagai contoh dari perubahan tren itu.
Hubungan personal Trump dan Infantino memang sudah terjalin sebelumnya. Pada final Piala Dunia Antarklub tahun 2025, Infantino sempat menuai sorotan karena diduga berdiri di samping podium saat pemain Chelsea merayakan gelar juara, sebuah pemandangan yang dianggap tidak lazim. Kedekatan dua figur ini kembali menjadi perhatian menjelang final akbar tahun ini.

Panggung Diplomasi di Tengah Ketegangan
Final Piala Dunia 2026 ternyata bukan sekadar festival olahraga, tetapi juga menjadi arena diplomasi dadakan. Selain Trump, sejumlah pemimpin dunia lainnya dijadwalkan hadir di tribune kehormatan Stadion MetLife. Daftar hadir itu mencakup Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, anggota keluarga Kerajaan Spanyol, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum, serta Perdana Menteri Kanada Mark Carney.
- Final mempertemukan Spanyol vs Argentina di Stadion MetLife, New Jersey, pada 19 Juli 2026.
- Donald Trump akan menyerahkan trofi juara bersama Presiden FIFA Gianni Infantino.
- Sejumlah pemimpin dunia termasuk PM Spanyol, Presiden Meksiko, dan PM Kanada diperkirakan hadir.
Pertemuan ini berlangsung di tengah dinamika hubungan diplomatik yang kompleks antara pemerintah Trump dan negara-negara yang disebutkan. Hubungan Washington dengan Madrid sempat memanas terkait kritik Trump terhadap anggaran pertahanan Spanyol. Hubungan dengan Ottawa juga diuji oleh ancaman tarif perdagangan, sementara kebijakan imigrasi menjadi titik tekan berkelanjutan antara AS dan Meksiko.
Keamanan di sekitar lokasi pertandingan pun menjadi prioritas tertinggi. Otoritas AS menerapkan zona larangan terbang (no-fly zone) di atas dan di sekitar Stadion MetLife saat presiden bergerak dari klub golf pribadinya di New Jersey menuju tempat acara. Langkah keamanan ketat ini merupakan standar operasional untuk setiap perjalanan presiden, namun skala acara final Piala Dunia menambah一层 kompleksitas tersendiri.

Sementara fokus utama jutaan pasang mata tertuju pada siapa yang akan mengangkat trofi Jules Rimet, kehadiran Donald Trump memastikan bahwa percakapan di luar lapangan akan sama riuhnya. Dari ruang rapat FIFA hingga podium seremoni, final ini menjadi cerminan bagaimana dunia olahraga, politik, dan diplomasi saling terkait erat di era modern. Apakah kemenangan di lapangan akan diwarnai oleh obrolan di belakang panggung, dunia akan menanti jawabannya pada hari Minggu.
Pertanyaan Umum
Di mana dan kapan final Piala Dunia 2026 digelar?
Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Spanyol melawan Argentina di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, pada Minggu, 19 Juli 2026.
Peran apa yang akan dijalankan Donald Trump dalam final tersebut?
Presiden Donald Trump dijadwalkan untuk hadir secara langsung dan akan menyerahkan trofi juara dunia kepada pemenang pertandingan, bersama dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Siapa saja pemimpin dunia lain yang diperkirakan hadir di final?
Selain Presiden Trump, final juga akan dihadiri oleh Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, keluarga Kerajaan Spanyol, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum, serta Perdana Menteri Kanada Mark Carney.
Ringkasan
Presiden AS Donald Trump akan menjadi pusat perhatian di luar lapangan pada final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion MetLife, New Jersey, 19 Juli 2026. Ia dijadwalkan menyerahkan trofi juara bersama Presiden FIFA Gianni Infantino, setelah sebelumnya menuai kontroversi karena diduga menelepon Infantino untuk meminta pembatalan kartu merah pemain AS. Trump memuji turnamen ini sebagai ajang olahraga paling sukses dalam sejarah dan mengklaim popularitas sepak bola di AS melonjak.
Final ini juga menjadi arena diplomasi dengan kehadiran sejumlah pemimpin dunia seperti Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, keluarga Kerajaan Spanyol, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum, dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney. Pertemuan terjadi di tengah dinamika hubungan diplomatik yang kompleks antara pemerintahan Trump dengan negara-negara tersebut. Keamanan super ketat diberlakukan di sekitar stadion, termasuk zona larangan terbang saat presiden bergerak menuju lokasi.
Sumber: Kumparan






