Lintaspedia.com – 17 Mei 2026 | Kamu pasti sudah tahu tentang kasus judi online yang marak di Indonesia. Baru-baru ini, Polri mengungkap 320 warga negara asing (WNA) yang terlibat dalam sindikat judi online internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid juga mengungkapkan bahwa hampir 200 ribu anak Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Penangkapan di Hayam Wuruk
Polri masih menempatkan sejumlah anggota Brimob untuk melakukan penjagaan di gedung kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, pascapenindakan praktik judi online internasional beberapa waktu lalu. Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah meminta Polri meningkatkan kemampuan personel dan penguatan teknologi untuk menangani kasus ini.
Penangkapan di Samarinda
Dittipid Narkoba Bareskrim Polri menangkap 11 orang anggota sindikat narkoba di Samarinda, Kalimantan Timur. Para pelaku yang ditangkap langsung dibawa ke Jakarta dan diberikan tindakan tegas terukur. Identitas para tersangka adalah Ade Saputra, Tri Hartanto Pamungkas, Kamaruddin, Mustafa, Firnandes, Asrheel, Muhammad Aswin, Nasruddin, Muhammad Tamrin, Muhammad Ical, dan Idham Halid.
Kesimpulan
Kasus judi online dan narkoba di Indonesia memang sangat serius. Polri dan pemerintah harus terus berusaha untuk menangani kasus ini dan memberikan tindakan tegas terukur kepada para pelaku.
FAQ
Pertanyaan 1: Apa itu sindikat judi online?
Judi online adalah kegiatan perjudian yang dilakukan secara online, dan sindikat judi online adalah kelompok orang yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Pertanyaan 2: Berapa banyak WNA yang terlibat dalam sindikat judi online di Hayam Wuruk?
320 WNA terlibat dalam sindikat judi online internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
Pertanyaan 3: Berapa banyak anak Indonesia yang terpapar judi online?
Hampir 200 ribu anak Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Pertanyaan 4: Apa yang dilakukan Polri untuk menangani kasus judi online?
Polri melakukan penangkapan dan penindakan terhadap para pelaku judi online, serta meningkatkan kemampuan personel dan penguatan teknologi untuk menangani kasus ini.
Pertanyaan 5: Apa yang dilakukan pemerintah untuk mencegah judi online?
Pemerintah melakukan pemblokiran situs judi online dan memberikan tindakan tegas terukur kepada para pelaku, serta melakukan edukasi dan kampanye untuk mencegah judi online di kalangan masyarakat.












