Advertisement

jpnn.com – Persebaya Surabaya resmi menutup kampanye pramusim mereka dengan kepala tegak. Menjuarai Piala Presiden 2026 bukan sekadar soal trofi, melainkan juga sebuah audisi nyata bagi skuad arahan Bernardo Tavares menjelang bergulirnya kompetisi resmi 2026/27.

Dari panggung turnamen tersebut, tergambar jelas siapa-siapa pemain yang akan menjadi pilar utama Bajol Ijo. Catatan menit bermain menjadi parameter utama, menunjukkan siapa yang paling dipercaya untuk menjaga ritme dan strategi tim di lapangan.

Perjalanannya terbilang sempurna. Persebaya melewati fase grup dengan meyakinkan, menumbangkan Persija Jakarta, PSMS Medan, Port FC, dan Arema FC, sebelum akhirnya menaklukkan Persib Bandung di partai puncak melalui drama adu penalti.

Advertisement

Dari rentetan pertandingan tersebut, muncul lima nama yang menonjol berdasarkan durasi waktu bertanding mereka. Kelima pemain ini memegang peranan krusial dan berpotensi menjadi fondasi utama Tavares di musim mendatang.

Risto Mitrevski: Benteng Pertahanan yang Konsisten

Pemain yang paling banyak menghabiskan waktu di lapangan adalah Risto Mitrevski. Bek asal Makedonia Utara itu mencatatkan total 489 menit bermain, sebuah angka yang menegaskan tempatnya di jantung pertahanan. Konsistensinya menjadi alasan utama ia selalu menjadi pilihan utama pelatih.

“Risto memberikan stabilitas di lini belakang. Dia konsisten dan mampu menjaga level permainannya di setiap pertandingan,” ujar Kepala Analis Persebaya, Jose Filipe Carvalho, yang juga memuji profesionalisme sang pemain.

Advertisement

Jefferson dan Miguel: Keseimbangan dari Sisi Kanan dan Kiri

Di posisi bek sayap, Jefferson Silva menempati urutan kedua dengan 459 menit bermain. Pemain asal Brasil ini memberikan keseimbangan yang dibutuhkan, mampu menjalankan tugas defensif sekaligus menjadi pemicu serangan dari sisi lapangan. Kedisiplinannya menjadi nilai tambah.

Sementara itu, sayap serangan dihiasi oleh kecepatan Miguel Pereira. Winger asal Portugal ini bermain selama 453 menit. Ia kerap menjadi sumber ancaman dari sisi sayap, memberikan energi dan intensitas yang mampu mengubah dinamika permainan, baik dalam fase menyerang maupun bertahan.

Yuran dan Rivera: Kontribusi di Segala Aspek

Yuran Fernandes dari Tanjung Verde juga masuk dalam daftar ini dengan 434 menit bermain. Bek ini terbukti tak hanya kuat secara defensif, tetapi juga kontributif dalam aspek serangan. Ia mencetak dua gol penting, termasuk satu gol kemenangan atas Arema FC di semifinal.

Di lini tengah, Francisco Rivera menjadi otak kreatif permainan dengan 398 menit bermain. Gelandang asal Meksiko ini dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Presiden 2026. Kemampuannya mengontrol tempo dan menciptakan peluang menjadi senjata utama Persebaya.

“Rivera memiliki kualitas untuk mengubah permainan. Dia bisa memberikan umpan terbak, mengontrol tempo, dan menciptakan peluang,” tambah Jose Filipe Carvalho. Kelima pemain ini kini membawa bekal penting: jam terbang tinggi dan kepercayaan pelatih. Konsistensi mereka akan menjadi faktor penentu bagi Persebaya saat menjalani musim kompetisi yang panjang dan penuh tekanan.

Pertanyaan Umum

Siapa saja lima pemain Persebaya yang tampil paling banyak di Piala Presiden 2026?

Berdasarkan catatan menit bermain, lima pemain tersebut adalah bek Risto Mitrevski (489 menit), bek sayap Jefferson Silva (459 menit), winger Miguel Pereira (453 menit), bek Yuran Fernandes (434 menit), dan gelandang Francisco Rivera (398 menit).

Mengapa Francisco Rivera dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen?

Gelandang asal Meksiko tersebut meraih penghargaan itu berkat kreativitas, kemampuannya mengontrol tempo permainan, serta peran krusial dalam memberikan umpan terakhir dan menciptakan peluang bagi Persebaya sepanjang turnamen.

Bagaimana kiprah Persebaya Surabaya hingga bisa menjuarai Piala Presiden 2026?

Persebaya menjalani turnamen dengan hasil sempurna. Mereka berhasil melewati fase grup dan babak gugur dengan mengalahkan tim-tim seperti Persija Jakarta, Port FC, Arema FC, dan akhirnya Persib Bandung di final melalui adu penalti.

Sumber: JPNN.com

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *