Kementerian Kesehatan membuka pendaftaran seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bidang kesehatan untuk penyelenggaraan haji 1448 H/2027 M. Rekrutmen ini menjadi peluang bagi tenaga keperawatan untuk bertugas melayani jemaah Indonesia, baik yang mendampingi kloter maupun yang ditempatkan di Arab Saudi.
Waktu pendaftaran yang relatif singkat membuat calon peserta perlu memahami jadwal, syarat, formasi, dan alur seleksi sejak awal. Pendaftaran untuk calon petugas kesehatan dibuka mulai 20 Agustus 2026 dan berakhir pada 26 Agustus 2026.
Jadwal Seleksi Perawat Haji 2027
Pengumuman seleksi PPIH Kesehatan telah diterbitkan pada 18 Agustus 2026. Setelah pendaftaran ditutup, peserta akan melalui serangkaian tahapan yang berlangsung hingga pertengahan September 2026.
- 18 Agustus 2026: Pengumuman seleksi PPIH Kesehatan.
- 20–26 Agustus 2026: Pendaftaran peserta.
- 28 Agustus 2026: Batas akhir verifikasi dokumen.
- 29 Agustus 2026: Pengumuman hasil seleksi dokumen.
- 30 Agustus 2026: Pengumuman pelaksanaan CAT.
- 31 Agustus 2026: Pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT).
- 1 September 2026: Pengumuman hasil CAT.
- 2 September 2026: Pengumuman pelaksanaan Medical Check Up (MCU).
- 3–8 September 2026: Pelaksanaan MCU.
- 4–13 September 2026: Verifikasi dan validasi MCU.
- 14 September 2026: Pengumuman hasil MCU.
- 15 September 2026: Pengumuman peserta yang mengikuti pendidikan dan pelatihan.
Formasi Perawat Haji 2027
Tenaga keperawatan dapat memilih formasi sesuai kualifikasi dan kebutuhan penempatan. Secara umum, formasi kesehatan terbagi menjadi petugas kesehatan kloter serta petugas kesehatan Arab Saudi dan tenaga kesehatan bandara.
Perawat PPIH Kesehatan Kloter
Perawat dalam formasi kesehatan kloter bertugas mendampingi jemaah sejak keberangkatan dari Indonesia hingga pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi. Tugasnya mencakup memantau kondisi kesehatan jemaah, memberikan pelayanan keperawatan, mendampingi jemaah yang membutuhkan penanganan kesehatan, serta berkoordinasi dengan dokter kloter dan petugas kesehatan lainnya.
Dalam satu kloter, petugas kesehatan terdiri atas dokter dan perawat yang memberikan pelayanan secara langsung kepada jemaah.
Perawat PPIH Kesehatan Arab Saudi
Selain formasi kloter, perawat dapat bertugas sebagai bagian dari PPIH Kesehatan Arab Saudi. Penempatan mencakup fasilitas pelayanan kesehatan Indonesia di Arab Saudi, antara lain Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, KKHI Madinah, sektor kesehatan, serta pos atau layanan kesehatan bandara sesuai kebutuhan.
Petugas kesehatan Arab Saudi berperan menangani jemaah yang membutuhkan pelayanan lebih lanjut, termasuk kasus yang tidak dapat ditangani oleh petugas kesehatan kloter.
Syarat Daftar Perawat Haji 2027
Calon perawat harus memenuhi persyaratan umum yang berlaku untuk peserta seleksi PPIH Kesehatan. Beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan meliputi:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Beragama Islam.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Memiliki integritas dan rekam jejak yang baik.
- Tidak sedang menjalani proses hukum pidana.
- Memiliki identitas kependudukan yang sah.
- Memiliki BPJS Kesehatan aktif.
- Mampu mengoperasikan komputer.
- Mampu menggunakan perangkat berbasis Android dan/atau iOS.
- Diutamakan mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Arab dan/atau bahasa Inggris.
Syarat Khusus Perawat
Selain persyaratan umum, perawat harus memenuhi kualifikasi profesi dan pengalaman kerja sesuai formasi yang dipilih. Syarat khusus yang perlu diperhatikan antara lain:
- Memiliki pendidikan dan kualifikasi sebagai perawat.
- Memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun sesuai peminatan tugas.
- Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang sesuai dan masih berlaku.
- Memiliki Surat Izin Praktik (SIP) sesuai ketentuan.
- Memiliki sertifikat kegawatdaruratan yang masih berlaku sesuai persyaratan.
- Memenuhi ketentuan usia berdasarkan formasi yang dipilih.
Untuk tenaga kesehatan yang bertugas di sektor dan KKHI, ketentuan usia yang diumumkan adalah minimal 27 tahun dan maksimal 55 tahun. Karena persyaratan dapat berbeda berdasarkan formasi, peserta perlu mencocokkannya dengan dokumen resmi rekrutmen.
Dokumen Pendaftaran Perawat Haji 2027
Sebelum mengisi formulir, calon perawat sebaiknya menyiapkan dokumen dalam bentuk digital agar proses pengunggahan tidak terhambat. Dokumen yang perlu diperhatikan meliputi:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Dokumen atau bukti identitas yang dipersyaratkan.
- Dokumen pendidikan dan ijazah.
- STR perawat.
- SIP perawat.
- Sertifikat kegawatdaruratan yang masih berlaku.
- Bukti pengalaman kerja.
- Bukti kepesertaan BPJS Kesehatan aktif.
- Surat izin atau rekomendasi dari pimpinan bagi peserta yang bekerja pada instansi tertentu.
- Dokumen pendukung lain sesuai formasi yang dipilih.
Kelengkapan dan kesesuaian dokumen menjadi bagian penting dalam seleksi administrasi. Peserta perlu memastikan data yang diisi sama dengan dokumen yang diunggah agar tidak bermasalah saat verifikasi.
Cara Daftar Perawat Haji 2027
Pendaftaran dilakukan secara online. Untuk tenaga kesehatan haji, Kementerian Kesehatan menyediakan platform Daftarin yang digunakan untuk pembuatan akun, pengisian data, serta pengunggahan dokumen persyaratan. Berikut langkah yang dapat dilakukan:
- Buka portal resmi Daftarin Kemenkes.
- Buat akun menggunakan data yang diminta.
- Lengkapi biodata dan informasi profesi.
- Pilih kategori atau formasi tenaga kesehatan haji sesuai kualifikasi.
- Unggah seluruh dokumen persyaratan.
- Periksa kembali data dan dokumen sebelum dikirim.
- Submit pendaftaran.
- Pantau status verifikasi dan pengumuman melalui sistem.
Setelah lolos verifikasi administrasi, peserta mengikuti tahapan seleksi berikutnya, termasuk tes berbasis komputer dan pemeriksaan kesehatan. Platform Daftarin juga menyediakan fitur untuk memantau progres rekrutmen dan notifikasi terkait tahapan seleksi.
Tahapan Seleksi Setelah Pendaftaran
Pendaftaran bukan menjadi tahap akhir. Calon perawat yang lolos verifikasi administrasi masih harus mengikuti rangkaian seleksi sesuai jadwal yang ditetapkan. Tahapan tersebut meliputi verifikasi dokumen administrasi, CAT, MCU, verifikasi dan validasi hasil MCU, serta pendidikan dan pelatihan bagi peserta yang dinyatakan lolos.
Peserta yang berhasil melewati seluruh tahapan kemudian mengikuti proses pendidikan dan pelatihan sebelum ditetapkan sebagai petugas kesehatan haji.
Apakah Daftar Perawat Haji 2027 Dipungut Biaya?
Pendaftaran seleksi petugas haji 2027 tidak dipungut biaya. Karena itu, calon peserta perlu berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan jasa pendaftaran atau menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang.
Peserta juga sebaiknya melakukan pendaftaran secara mandiri melalui kanal resmi dan memantau setiap pengumuman berdasarkan akun pendaftaran. Informasi terkait jadwal maupun ketentuan dapat berubah sehingga penting untuk selalu mengikuti pengumuman dari instansi penyelenggara.
Pertanyaan Umum
Kapan batas akhir pendaftaran perawat haji 2027?
Batas akhir pendaftaran dan pengunggahan dokumen untuk calon petugas kesehatan adalah 26 Agustus 2026.
Di mana pendaftaran perawat haji 2027 dilakukan?
Pendaftaran dilakukan secara online melalui platform Daftarin yang disediakan Kementerian Kesehatan.
Apakah pendaftaran perawat haji 2027 dipungut biaya?
Tidak. Pendaftaran seleksi petugas haji 2027 gratis dan tidak dipungut biaya apa pun.
Sumber: Katadata








