Lintaspedia.com – 04 Juni 2026 | Kamu pasti terkejut mendengar tentang kebakaran yang terjadi di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kebakaran ini menyebabkan 6.300 bibit ayam hangus dalam waktu singkat, hanya 30 menit. Peristiwa ini terjadi di Desa Haurkuning, Kabupaten Kuningan, pada Rabu (3/6/2026) pagi.
Apa Penyebab Kebakaran?
Menurut Kepala Kantor Pemadam Kebakaran Kuningan, Andri Agra Kusumah, kebakaran diduga dipicu oleh percikan api dari mesin pemanas ayam. Percikan tersebut kemudian menyambar penutup plastik yang berada di bagian atap kandang, sehingga api dengan cepat membesar.
Kondisi material kandang yang sebagian mudah terbakar juga mempercepat penyebaran api ke seluruh bangunan. Pengelola kandang bersama sejumlah pekerja sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun keterbatasan sumber air di sekitar lokasi membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil maksimal.
Evakuasi dan Penanganan
Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi kejadian dan berhasil memadamkan api dalam waktu kurang lebih 30 menit. Namun, kerugian sudah terjadi, dengan 6.300 bibit ayam petelur dari total 6.500 ekor yang berada di dalam kandang dilaporkan mati terbakar.
Selain kerugian dari sektor ternak, bangunan kandang juga mengalami kerusakan cukup parah. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran dan menghitung kerugian total.
FAQ
Pertanyaan 1: Apa yang menyebabkan kebakaran di Kabupaten Kuningan?
Kebakaran diduga dipicu oleh percikan api dari mesin pemanas ayam.
Pertanyaan 2: Berapa banyak bibit ayam yang hangus?
6.300 bibit ayam petelur dari total 6.500 ekor yang berada di dalam kandang dilaporkan mati terbakar.
Pertanyaan 3: Apa yang dilakukan pihak berwenang untuk menangani kebakaran?
Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi kejadian dan berhasil memadamkan api dalam waktu kurang lebih 30 menit.
Pertanyaan 4: Apakah ada kerugian lain selain bibit ayam?
Ya, bangunan kandang juga mengalami kerusakan cukup parah.
Pertanyaan 5: Apa yang sedang dilakukan pihak berwenang setelah kebakaran?
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran dan menghitung kerugian total.













