Lintaspedia.com – 10 Mei 2026 | Kamu pasti ingin tahu apa yang terjadi di dunia saham belakangan ini. Pacific Universal Investments Pte Ltd baru saja mengakuisisi 51% saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dan berencana untuk melakukan penawaran tender wajib. MAPI adalah salah satu perusahaan terbesar di Indonesia yang bergerak di bidang ritel.
Akuisisi Saham MAPI
Pacific Universal Investments Pte Ltd telah mengakuisisi 8,46 miliar saham MAPI dengan harga Rp 1.395 per saham. Nilai akuisisi ini mencapai Rp 11,81 triliun. Dengan demikian, Pacific Universal Investments Pte Ltd menjadi pengendali baru MAPI.
Penawaran tender wajib ini akan dilakukan setelah akuisisi saham MAPI selesai. Tujuan dari penawaran tender wajib ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada pemegang saham MAPI untuk menjual saham mereka dengan harga yang wajar.
Pengendali SMLE Lepas Saham
PT Sinergi Asia Corporindo, sebagai pengendali emiten PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), telah melepaskan 14,64 juta saham SMLE. Harga penjualan saham SMLE adalah Rp 135 per saham, sehingga total nilai transaksi mencapai Rp 1,977 miliar.
Pasca transaksi, kepemilikan saham Sinergi Asia di SMLE menjadi 1,62 miliar lembar saham atau setara 69,614%, turun dari sebelumnya 1,63 miliar lembar saham setara 70,243%.
Pengendali SOSS Serap Saham
PT ALSOK Co Ltd, sebagai pengendali baru PT Shield On Service Tbk (SOSS), telah membeli 120 juta lembar saham SOSS dengan harga Rp 590 per saham. Nilai transaksi penambahan investasi ini mencapai Rp 70,8 miliar.
Pasca transaksi, kepemilikan saham PT ALSOK Co Ltd di SOSS bertambah menjadi 963,3 juta lembar saham atau setara 98,86%, dari sebelumnya 843,3 juta lembar saham setara 86,54%.
Musim Dividen Bank
Beberapa bank di Indonesia telah membagikan dividen kepada pemegang saham mereka. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) akan membagikan dividen sebesar 20% dari laba bersih 2025, senilai Rp 1,51 triliun. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) juga akan membagikan dividen sebesar Rp 850,18 miliar atau setara Rp 56,62 per saham.
Emiten BJTM Tebar Dividen
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) akan membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar Rp 850,17 miliar. Seiring pembagian dividen itu, pemegang saham akan mendapatkan Rp 56,62 per saham.
Dividen yang dibagikan perseroan sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 6 Mei 2026. Pembagian dividen mempertimbangkan data keuangan per 31 Desember 2025 antara lain laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 1,54 triliun, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 695,51 miliar dan total ekuitas sebesar Rp 12,94 triliun.
Kesimpulan
Dunia saham selalu penuh dengan kejutan dan kesempatan. Pacific Universal Investments Pte Ltd telah mengakuisisi saham MAPI dan berencana untuk melakukan penawaran tender wajib. Sementara itu, beberapa bank di Indonesia telah membagikan dividen kepada pemegang saham mereka.
FAQ
Pertanyaan 1: Apa yang dimaksud dengan penawaran tender wajib?
Penawaran tender wajib adalah penawaran yang dilakukan oleh pengendali baru suatu perusahaan untuk membeli saham dari pemegang saham lainnya dengan harga yang wajar.
Pertanyaan 2: Berapa nilai akuisisi saham MAPI oleh Pacific Universal Investments Pte Ltd?
Nilai akuisisi saham MAPI oleh Pacific Universal Investments Pte Ltd adalah Rp 11,81 triliun.
Pertanyaan 3: Berapa banyak saham SMLE yang dilepaskan oleh Sinergi Asia?
Sinergi Asia melepaskan 14,64 juta saham SMLE.
Pertanyaan 4: Berapa harga penjualan saham SOSS oleh ALSOK Co Ltd?
Harga penjualan saham SOSS oleh ALSOK Co Ltd adalah Rp 590 per saham.
Pertanyaan 5: Berapa dividen yang akan dibagikan oleh BJTM?
BJTM akan membagikan dividen sebesar Rp 850,18 miliar atau setara Rp 56,62 per saham.













