adsbanner 728x90 - Lintaspedia.com

Lintaspedia.com – 06 Juni 2026 | Halo kamu! Jika kamu sedang mencari informasi tentang Institut Teknologi Bandung (ITB), maka kamu telah membaca artikel yang tepat. Pada kesempatan ini, kita akan membahas tentang kemitraan antara Indonesia dan Prancis di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi, serta beberapa informasi lainnya tentang ITB.

adsbanner 1080x1920 - Lintaspedia.com

Kemitraan Indonesia-Prancis

Baru-baru ini, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Pemerintah Prancis membuka peluang kemitraan di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi. Kemitraan ini menjadi tindak lanjut lawatan Presiden Prabowo Subianto ke Prancis untuk menemui Presiden Prancis Emmanuel Macron pada akhir Mei lalu, yang menghasilkan komitmen untuk meningkatkan kolaborasi penelitian, memperluas mobilitas akademik, serta memperkuat kemitraan antar-lembaga pendidikan tinggi dan penelitian guna menghasilkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi kedua negara.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dalam keterangan di Jakarta, Jumat, menyambut baik semakin eratnya hubungan kerja sama antara Indonesia dan Prancis, khususnya dalam pengembangan riset yang berorientasi pada solusi dan dampak bagi masyarakat. “Biodiversitas dan sumber daya mineral yang dimiliki Indonesia merupakan keunggulan strategis yang dapat dikombinasikan dengan kekuatan teknologi dan kapasitas riset yang dimiliki Prancis. Kolaborasi ini akan membuka peluang lahirnya inovasi-inovasi baru yang dapat menghasilkan riset berkualitas, sekaligus mendukung hilirisasi hasil penelitian ke sektor industri,” kata Mendiktisaintek Brian.

Gaji Lulusan ITB

Tracer Study 2025 mengungkapkan bahwa gaji lulusan ITB mencapai Rp 8,3 juta per bulan. Sementara lulusan UI ada di angka Rp 7,5 juta per bulan. Adapun lulusan UGM median gajinya mencapai Rp 6 juta per bulan. Berdasarkan laporan tracer study ITB 2025, terungkap bahwa gaji terkecil yang diperoleh alumnus ITB sebesar Rp 400 ribu per bulan. Penghasilan terkecil diperoleh alumnus dari Prodi Seni Rupa yang statusnya masih magang di sebuah perusahaan swasta.

Sementara itu, tulis laporan tersebut, penghasilan terbesar adalah Rp 119.500.000, yang diperoleh alumnus dari Prodi Teknik Geofisika yang bekerja sebagai staf di salah satu perusahaan berskala multinasional. Adapun rincian median gaji di prodi di ITB adalah sebagai berikut. Berdasarkan tabel di atas, median gaji tertinggi di ITB ada para program studi teknik perminyakan yaitu Rp 13 juta per bulan. Diikuti oleh teknik telekomunikasi yaitu Rp 12,5 juta per bulan dan teknik kimia Rp 12 juta per bulan.

Terbukti Langgar Etika Akademik

Institut Teknologi Bandung (ITB) memastikan Prihantini, yang merupakan alumni program Magister di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB, terbukti menyalahgunakan nama ITB sebagai afiliasi untuk mengikuti konferensi internasional. “Pendalaman terkait kasus Prihantini sudah dilakukan. Hasilnya adalah terbukti menyalahgunakan nama ITB sebagai afiliasi padahal yang bersangkutan sudah menjadi alumni dan kegiatan yang bersangkutan tidak ada keterkaitan dengan kegiatan akademik di ITB,” kata Dekan FMIPA ITB, Aep Patah, saat dikonfirmasi pada Kamis (4/6).

Kesimpulan

Jadi, Institut Teknologi Bandung (ITB) merupakan salah satu perguruan tinggi negeri favorit yang paling banyak diincar lulusan SMA. ITB membuka peluang kemitraan di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi dengan Prancis. Gaji lulusan ITB mencapai Rp 8,3 juta per bulan, dengan gaji tertinggi di prodi teknik perminyakan yaitu Rp 13 juta per bulan.

FAQ

Pertanyaan 1
Apakah ITB membuka peluang kemitraan dengan Prancis?
Jawaban: Ya, ITB membuka peluang kemitraan di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi dengan Prancis.

Pertanyaan 2
Berapa gaji lulusan ITB per bulan?
Jawaban: Gaji lulusan ITB mencapai Rp 8,3 juta per bulan.

Pertanyaan 3
Apa prodi dengan gaji tertinggi di ITB?
Jawaban: Prodi teknik perminyakan dengan gaji Rp 13 juta per bulan.

Pertanyaan 4
Siapa yang terbukti menyalahgunakan nama ITB sebagai afiliasi?
Jawaban: Prihantini, alumni program Magister di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB.

Pertanyaan 5
Apa yang dilakukan ITB terhadap Prihantini?
Jawaban: ITB akan segera melayangkan somasi kepada Prihantini agar segera menarik semua karya ilmiah dan publikasi yang terafiliasi dengan ITB.

adsbanner 728x90 - Lintaspedia.com

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.