Lintaspedia.com – 04 Juni 2026 | Halo kamu, apakah kamu tahu apa yang terjadi dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini? IHSG mengalami penurunan yang cukup signifikan, yaitu sekitar 5% pada sesi pertama perdagangan saham Rabu, 3 Juni 2026. Penurunan ini terjadi di tengah-tengah sebagian besar bursa saham Asia Pasifik yang menguat.
Penyebab Penurunan IHSG
Menurut data RTI, IHSG ditutup turun 4,94% menjadi 5.889,48. Indeks saham LQ45 juga tergelincir 4,64% menjadi 590,55. Seluruh indeks saham acuan tertekan. Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 6.213,80 dan level terendah 5.876,31. Sebanyak 714 saham melemah sehingga bebani IHSG. 35 saham menguat dan 64 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan 1.798.806 kali dengan volume perdagangan saham 26,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 14,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.928. Seluruh sektor saham kompak tertekan. Sektor saham energi merosot 7,16%, sektor saham basic tergelincir 10,25%, sektor saham industri terpangkas 5,63%.
Dampak Penurunan IHSG
Penurunan IHSG ini juga berdampak pada harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Harga saham BBCA ditutup turun 5,15% menjadi Rp 5.525 per saham. Harga saham BBCA dibuka turun 50 poin menjadi Rp 5.775 per saham dari sebelumnya Rp 5.825 per saham.
Volume transaksi tembus 20,99 miliar lembar saham dengan nilai turnover Rp11,88 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat 1.447.383 kali. Market cap BEI tersisa Rp10.445,52 triliun. Aksi jual melanda seluruh lini. Hanya 58 saham menguat, 672 saham ambruk, dan 83 saham stagnan.
Kesimpulan
Jadi, apa yang terjadi dengan IHSG hari ini? IHSG mengalami penurunan yang cukup signifikan, yaitu sekitar 5% pada sesi pertama perdagangan saham Rabu, 3 Juni 2026. Penurunan ini terjadi di tengah-tengah sebagian besar bursa saham Asia Pasifik yang menguat. IHSG ditutup turun 4,94% menjadi 5.889,48. Indeks saham LQ45 juga tergelincir 4,64% menjadi 590,55.
FAQ
Apa itu IHSG?
IHSG adalah indeks harga saham gabungan yang mencakup seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.
Mengapa IHSG turun?
IHSG turun karena beberapa faktor, termasuk penurunan harga saham di sektor energi, basic, dan industri.
Apa dampak penurunan IHSG?
Penurunan IHSG berdampak pada harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan beberapa saham lainnya.
Bagaimana prospek IHSG ke depan?
Prospek IHSG ke depan masih belum jelas, tetapi beberapa analis memprediksi bahwa IHSG akan terus mengalami volatilitas.
Apa yang harus dilakukan investor?
Investor harus tetap waspada dan memantau perkembangan IHSG serta harga saham secara terus-menerus.













