Lintaspedia.com – 03 April 2026 | Striker berusia 25 tahun asal Belanda, Ole Romeny, kembali menunjukkan kelasnya setelah lama terpuruk di liga Inggris. Meski belum mencetak gol untuk Oxford United sepanjang musim ini, ia berhasil mengukir gol perdana musim di ajang FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia. Penampilan gemilang tersebut menjadi bukti bahwa Romeny masih memiliki potensi tajam yang dapat membantu klubnya keluar dari zona degradasi.
Penampilan Romeny di FIFA Series 2026
Di turnamen mini resmi FIFA yang diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada akhir Maret 2026, Timnas Indonesia menampilkan serangan yang tajam. Pada laga pembuka melawan Saint Kitts and Nevis, Indonesia mencatat kemenangan 4‑0. Ole Romeny terlibat secara langsung dalam tiga momen penting: dua assist untuk Beckham Putra dan satu gol pribadi yang tercipta dari tendangan sudut pada babak kedua. Statistik tersebut menegaskan peran ganda Romeny sebagai pencipta peluang sekaligus penyelesai akhir.
Setelah kemenangan tersebut, Garuda melaju ke final melawan Bulgaria. Meskipun Indonesia akhirnya kalah tipis 0‑1 melalui eksekusi penalti, Romeny tetap tampil impresif. Ia menciptakan peluang emas di menit-menit awal, mengirimkan umpan terobosan yang hampir berujung gol, sebelum harus menerima kartu kuning setelah tekel keras dari bek kanan Bulgaria. Kegigihan Romeny di dua pertandingan itu menambah nilai plus bagi profil internasionalnya.
Kondisi di Oxford United
Di level klub, Romeny masih berada dalam peran rotasi di Oxford United, tim kasta kedua Liga Championship. Sejak bergabung pada Januari lalu, ia hanya mencatat satu gol, yang terjadi dalam adu penalti melawan MK Dons pada Piala FA. Penampilan minimnya di liga menimbulkan pertanyaan mengenai kepercayaan pelatih terhadapnya, terutama di tengah perjuangan Oxford United melawan ancaman degradasi.
Namun, klub tidak menutup mata atas kontribusi Romeny di tingkat internasional. Setelah turnamen FIFA Series, manajemen Oxford United mengeluarkan pernyataan resmi yang menyoroti dua assist dan satu gol yang diraih Romeny bersama Timnas Indonesia. Pernyataan tersebut menekankan bahwa performa Romeny di panggung internasional dapat menjadi sinyal kebangkitan dirinya di kompetisi domestik, terutama menjelang laga penting melawan Hull City pada pekan ke‑40.
Dampak Gol Perdana untuk Timnas Indonesia
Gol Romeny melawan Saint Kitts and Nevis menjadi gol pertama dalam karier internasionalnya yang tercatat di kompetisi resmi. Momen tersebut tidak hanya menambah poin penting bagi Timnas Indonesia, tetapi juga mengembalikan rasa percaya diri pemain yang sebelumnya sempat menurun akibat cedera serius pada pertengahan tahun lalu. Setelah operasi, Romeny belum berhasil mencetak gol baik untuk klub maupun negara, sehingga gol di GBK menjadi “pecah telur” yang mengindikasikan bahwa ia kembali berada di jalur yang tepat.
Selain gol, kemampuan Romeny dalam memberikan assist menunjukkan bahwa ia dapat beradaptasi menjadi playmaker di belakang striker utama, Ramadhan Sananta. Fleksibilitas posisi ini menjadi nilai strategis bagi pelatih John Herdman, yang kini menempatkan Romeny tidak hanya sebagai target man, tetapi juga sebagai penghubung lini tengah.
Pandangan Manajer dan Klub
John Herdman, pelatih Timnas Indonesia, memuji Romeny sebagai “pemain yang kembali menemukan ketajamannya”. Ia menilai bahwa kombinasi kecepatan, dribel, dan kemampuan body‑ball Romeny memberikan dimensi baru pada serangan Garuda. Di sisi lain, manajemen Oxford United mengakui bahwa performa Romeny di level internasional dapat menjadi katalisator bagi perbaikan hasil di liga. Klub menegaskan bahwa striker tersebut akan mendapatkan peluang bermain penuh pada pertandingan melawan Hull City, dengan harapan ia dapat mengubah dinamika serangan tim.
Prospek Musim Selanjutnya
Jika Romeny mampu menyalurkan energi positif yang ditunjukkan di FIFA Series ke dalam laga-laga Championship, ia berpotensi menjadi senjata utama Oxford United dalam upaya menghindari zona degradasi. Bagi Timnas Indonesia, keberhasilan Romeny mencetak gol dan assist di turnamen internasional menambah opsi taktis bagi pelatih menjelang kualifikasi Piala Dunia 2026.
Secara keseluruhan, gol perdana Romeny di Timnas Indonesia menandai titik balik dalam kariernya. Dengan dukungan dari klub dan pelatih nasional, striker asal Utrecht ini memiliki peluang besar untuk mengembalikan performa konsisten baik di level klub maupun internasional, sekaligus memperkuat harapan Timnas Indonesia di kompetisi mendatang.











