Lintaspedia.com – 12 April 2026 | Solo, 11 April 2026 – Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia menorehkan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Jakarta Popsino Polwan pada laga pembuka putaran kedua Final Four Proliga 2026 putri. Hasil tersebut langsung menempatkan tim asuhan Alessandro Lodi di puncak klasemen sementara, dengan total sembilan poin dari tiga kemenangan.
Rincian Pertandingan
Pertandingan yang digelar di GOR Sritex Arena, Solo, berlangsung ketat sejak set pertama. Popsino Polwan berhasil menutup set pertama dengan skor 25-23 setelah sempat tertinggal 16-13. Gresik Phonska kembali bangkit di set kedua, mengendalikan tempo permainan dan menutupnya 25-21. Set ketiga kembali berujung dramatis, namun Phonska berhasil mengamankan kemenangan 25-23. Pada set penutup, tim tuan rumah menegaskan keunggulan dengan skor 25-20, memastikan kemenangan 3-1.
Statistik Kunci
- Gresik Phonska: 9 poin (3 kemenangan, 0 kekalahan)
- Jakarta Popsino Polwan: 3 poin (1 kemenangan, 2 kekalahan)
- Poin selisih rata-rata: +12
Klasemen Sementara Final Four Putri
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia | 9 |
| 2 | Jakarta Popsino Polwan | 3 |
| 3 | Pertamina Enduro | 3 |
| 4 | LavAni | 0 |
Dengan tiga kemenangan dari empat laga yang telah dimainkan, Gresik Phonska berada satu langkah lebih dekat menembus Grand Final. Tim lawan lain masih harus berjuang keras untuk mengumpulkan poin yang cukup.
Suara Pelatih dan Pemain
Alessandro Lodi, pelatih asal Italia, menilai bahwa setiap laga di Final Four menuntut konsistensi tinggi. “Kami tidak boleh terlalu percaya diri. Kemenangan hari ini adalah bukti ketangguhan mental dan taktik tim,” ujar Lodi setelah pertandingan.
Medi Yoku, kapten Phonska, mengakui tekanan pada set pertama, namun tim berhasil mengatasi situasi tersebut. “Kami sempat tertekan, tetapi berhasil bangkit dan mengamankan poin penuh,” katanya.
Di pihak Popsino, pelatih Darko Dobriskov mengapresiasi performa lawan sekaligus menyoroti usia pemainnya yang masih muda. “Pemain kami masih dalam proses pembelajaran, jadi tidak mengherankan jika stabilitas masih kurang,” ujarnya.
Kapten Popsino, Amalia Fajrina, menilai kekalahan sebagai pelajaran penting. “Kami bermain baik, namun tekanan lawan terlalu kuat. Kami harus memperbaiki eksekusi di fase kritis,” katanya.
Implikasi Menuju Grand Final
Kemenangan ini tidak hanya menambah poin, tetapi juga meningkatkan moral tim. Dengan satu laga lagi yang harus dilalui, Phonska berpeluang mengamankan tempat otomatis di Grand Final jika berhasil mempertahankan performa serupa. Persaingan dengan Pertamina Enduro dan LavAni diperkirakan akan semakin ketat pada putaran berikutnya.
Penggemar volleyball wanita di Indonesia menyambut antusias kedatangan Gresik Phonska yang menunjukkan permainan stabil dan serangan yang tajam. Dukungan publik diharapkan dapat menjadi faktor tambahan bagi tim dalam menaklukkan tantangan selanjutnya.
Secara keseluruhan, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia telah membuktikan bahwa mereka layak menjadi kontender utama dalam Proliga 2026 putri. Dengan kepemimpinan yang kuat, taktik yang matang, dan semangat juang yang tinggi, tim ini berada pada posisi yang sangat menguntungkan untuk melaju ke Grand Final dan berpotensi merebut gelar juara.













