Lintaspedia.com – 11 April 2026 | Final Piala AFF Futsal 2026 akan digelar pada Minggu, 12 April 2026, dan mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan tim terkuat ASEAN, Thailand. Laga puncak ini dijadwalkan mulai pukul 20.00 WIB dan disiarkan secara langsung oleh MNCTV serta dapat diakses melalui layanan streaming Vision+ dan RCTI+.
Jadwal dan detail siaran langsung
Lokasi final berada di Nonthaburi Sports Complex Gymnasium, Thailand. Penayangan televisi dimulai tepat pada pukul 19.00 WIB di MNCTV, memberikan penonton satu jam persiapan sebelum tembakan pertama. Bagi pemirsa yang lebih memilih platform digital, streaming live tersedia di Vision+ dan RCTI+ dengan kualitas HD. Semua jaringan televisi MNC Group menyiapkan studio khusus untuk analisis pra‑pertandingan, sehingga pemirsa dapat menikmati komentar dari pakar futsal nasional.
Perjalanan Timnas Indonesia ke final
Garuda Futsal menorehkan performa impresif sejak fase grup. Di Grup B, Indonesia mencatat kemenangan 7‑0 atas Brunei, 1‑0 melawan Malaysia, dan 3‑2 atas Australia, yang memastikan posisi kedua dan melaju ke semifinal. Pada semifinal, Indonesia bertemu Vietnam di Nonthaburi pada 10 April 2026. Andarias Kareth mencetak dua gol cepat pada menit ke‑10 dan ke‑13, memberi keunggulan 2‑0. Vietnam berhasil memperkecil selisih lewat gol Nguyen Da Hai, namun Muhammad Sanjaya menambah gol ketiga pada menit ke‑78, memastikan kemenangan 3‑2 dan tiket final bagi Indonesia.
Sejarah pertemuan Indonesia‑Thailand di Piala AFF Futsal
- Indonesia telah bertemu Thailand di final sebanyak empat kali sebelumnya, namun selalu berakhir dengan kekalahan.
- Pertemuan terakhir pada edisi 2024 berakhir imbang 2‑2 setelah waktu normal, dan Thailand unggul melalui adu penalti.
- Thailand memegang rekor 16 gelar juara AFF Futsal, menjadikannya tim paling berpengalaman di wilayah ini.
- Timnas Indonesia, sebagai juara bertahan sejak 2024, menargetkan gelar back‑to‑back dengan mengatasi pengalaman Thailand.
Pernyataan pelatih Hector Souto
Pelatih asal Brazil, Hector Souto, menegaskan bahwa timnya tidak perlu merasa inferior menjelang laga final. “Thailand memang favorit karena bermain di kandang dan memiliki skuad yang sudah akrab satu sama lain. Namun kami datang dengan identitas permainan kami sendiri. Kami bangga tidak pernah merasa rendah diri di hadapan siapa pun,” ujarnya dalam konferensi pers sebelum pertandingan. Souto menambahkan bahwa fokus utama adalah mengeksekusi strategi pressing tinggi dan memanfaatkan kecepatan sayap yang dimiliki oleh Andarias Kareth dan Muhammad Sanjaya.
Para pemain senior seperti Dewa Rizki dan Ardiansyah Nur menambah kepercayaan diri tim dengan pengalaman menjuarai SEA Games 2025, di mana Indonesia berhasil mengalahkan Thailand di final. Kombinasi pengalaman internasional dan energi pemain muda menjadi faktor kunci yang diharapkan dapat mengubah catatan historis melawan Thailand.
Dengan dukungan penuh dari suporter, sponsor, serta jaringan penyiaran MNCTV yang menyiapkan analisis mendalam, final AFF Futsal 2026 menjanjikan aksi yang penuh intensitas. Jika Indonesia berhasil menembus ganda angka di babak pertama seperti pada semifinal, peluang untuk mengekang serangan Thailand yang mengandalkan pemain veteran seperti Itthicha Praphan dan Sarawut Phalaphruek akan semakin besar.
Secara keseluruhan, laga final antara Indonesia dan Thailand tidak hanya menjadi penentu gelar juara, tetapi juga simbol persaingan futsal Asia Tenggara yang semakin kompetitif. Dengan persiapan matang, mental yang terlatih, dan dukungan penonton di kedua sisi, harapan besar tertuju pada Garuda untuk menorehkan sejarah baru dengan gelar juara beruntun.













