Lintaspedia.com – 31 Maret 2026 | Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi menunda jadwal drawing grup Piala Asia 2027 yang semula dijadwalkan pada 11 April 2026 di Riyadh, Arab Saudi. Keputusan penundaan ini dipicu oleh ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. AFC menyatakan bahwa penundaan bertujuan menjamin keamanan seluruh pemangku kepentingan, termasuk tim, staf, dan penonton.
Jadwal Drawing yang Belum Dikonfirmasi
Setelah pengumuman penundaan pada 28 Maret 2026, AFC belum menentukan tanggal pengganti untuk drawing. Pihak penyelenggara menjanjikan informasi lebih lanjut akan disampaikan ketika situasi keamanan stabil. Penundaan ini berdampak pada persiapan tim, terutama bagi negara-negara yang menunggu konfirmasi pot tempat mereka akan masuk.
Posisi Indonesia dalam Pot Drawing
Kekalahan tipis 0-1 melawan Timnas Bulgaria pada ajang FIFA Series 2026 menjadi faktor utama menurunkan peringkat Indonesia menjadi 121 dunia dengan total 1.144,88 poin. Hasil tersebut membuat Indonesia terperangkap di pot keempat, yang berisiko menempatkan Timnas Garuda dalam grup “neraka” berisi tim-tim raksasa dari pot pertama hingga ketiga. Sebelumnya, harapan Indonesia berada di pot ketiga terancam setelah tidak mampu menggeser Korea Utara yang berada di peringkat 118.
Kualifikasi Piala Asia 2027: Pertarungan di Grup A-F
Piala Asia 2027 akan menampilkan 24 tim dan dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi dari 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Dari 24 slot, 21 sudah terisi, menyisakan tiga tempat yang masih diperebutkan pada matchday terakhir kualifikasi.
- Thailand berhasil lolos setelah mengalahkan Turkmenistan, menambah jumlah empat tim ASEAN yang sudah mengamankan tiket.
- Filipina, yang menempati posisi runner-up Grup A dengan 13 poin, harus mengalahkan Tajikistan dalam laga malam itu untuk mengamankan slot.
- Vietnam menunjukkan performa impresif dengan mengalahkan Malaysia 3-1 dalam laga pamungkas Grup F, dipimpin oleh gol brace Nguyen Xuan Son.
Sementara itu, pertandingan antara Lebanon dan Yaman yang semula dijadwalkan pada 31 Maret 2026 harus ditunda karena alasan keamanan. AFC memindahkan laga tersebut ke 4 Juni 2026 dan akan dilangsungkan di Qatar netral.
Potensi Grup dan Skenario Indonesia
Berikut perkiraan distribusi tim berdasarkan pot setelah penundaan drawing:
| Pot | Tim Potensial |
|---|---|
| 1 | Arab Saudi (tuan rumah), Jepang, Iran, Korea Selatan |
| 2 | Australia, Qatar, Uzbekistan, Irak |
| 3 | Thailand, Vietnam, Filipina, Turkmenistan |
| 4 | Indonesia, Lebanon, Yaman, Kyrgyzstan |
Jika Indonesia tetap berada di pot keempat, peluang untuk bertemu tim kuat seperti Jepang atau Arab Saudi di fase grup meningkat signifikan. Sebaliknya, jika terjadi pergeseran pot karena penyesuaian ranking atau hasil kualifikasi tambahan, Garuda berpotensi naik ke pot ketiga, yang akan mengurangi beban grup.
Strategi dan Tantangan Kedepan
Pelatih John Herdman dan staf teknis kini fokus pada dua aspek utama: meningkatkan konsistensi pertahanan dan memaksimalkan peluang serangan lewat pemain sayap serta penyerang utama. Persiapan fisik dan mental juga menjadi prioritas mengingat jadwal kompetisi internasional yang padat pada akhir 2026.
Selain itu, keamanan pemain selama perjalanan ke negara-negara dengan situasi geopolitik sensitif menjadi pertimbangan penting. AFC diharapkan dapat menyediakan jalur logistik yang aman, terutama untuk tim yang harus bermain di Qatar atau wilayah lain yang masih mengalami ketegangan.
Dengan tiga slot terakhir masih terbuka, aksi pada hari-hari menjelang penutupan kualifikasi akan menjadi sorotan utama. Negara-negara seperti Filipina dan Tajikistan berjuang keras untuk memastikan tempat mereka, sementara tim-tim ASEAN lainnya berusaha mempertahankan posisi yang sudah teramankan.
Meski menghadapi tantangan besar, harapan tetap tinggi bagi Timnas Indonesia. Jika berhasil meningkatkan peringkat FIFA melalui hasil positif di pertandingan persahabatan atau turnamen kecil menjelang akhir 2026, potensi pergeseran ke pot yang lebih menguntungkan tetap ada.
Secara keseluruhan, penundaan drawing menambah ketidakpastian, namun sekaligus memberi waktu bagi federasi dan tim untuk menyiapkan strategi terbaik. Semua mata kini tertuju pada keputusan AFC selanjutnya dan pada performa tim-tim Asia dalam beberapa bulan mendatang menjelang Piala Asia 2027.













