Lintaspedia.com – 07 April 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada awal pekan ini. Setelah menutup pada level 6.989 pada perdagangan Senin (6/4/2026), indeks kembali melesat ke zona hijau pada Selasa (7/4/2026), mencatat kenaikan 0,11% hingga 6.997 dan menembus level psikologis 7.001. Kenaikan tersebut didorong oleh optimisme pasar global, khususnya penguatan indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq yang masing‑masing naik di atas 0,3%.
Faktor Penguat Sentimen Global
Pasar Amerika Serikat mencatat penguatan berkelanjutan selama empat sesi berturut‑turut, dipicu oleh harapan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Pada saat yang sama, imbal hasil obligasi Treasury AS tenor 10 tahun naik menjadi 4,33%, sementara dolar AS melemah tipis ke level 99,98. Harga minyak mentah Brent naik 0,7% ke US$110 per barel, sedangkan emas sedikit turun 0,6% ke US$4.650 per troy ounce. Kombinasi faktor‑faktor ini menurunkan tekanan risiko geopolitik dan memberikan dorongan positif bagi ekuitas emerging market, termasuk Indonesia.
Proyeksi Teknis IHSG
Berbagai lembaga riset memberikan perkiraan teknis yang beragam namun searah. Samuel Sekuritas Indonesia menilai bahwa IHSG berpeluang menguat ke level 7.001 pada sesi hari ini, dengan dukungan sentimen global. MNC Sekuritas mencatat kisaran harian 6.917‑7.302 dan menyoroti zona support di 6.917‑6.846 serta resistance di 7.207‑7.302. Sementara Pilarmas Investindo Sekuritas menargetkan pergerakan antara 6.920‑7.240. Analisis wave Elliott dari MNC mengindikasikan IHSG masih berada dalam wave (v) pada struktur wave [c] dari wave A, artinya potensi koreksi terbatas masih ada, namun tren naik dapat berlanjut jika indeks menembus level 7.207.
Jika tekanan jual kembali menguat, level support penting berada di 6.900, 6.744, dan 6.587. Di sisi lain, resistance selanjutnya terletak pada 7.077, 7.268, 7.436, dan 7.765. Dengan demikian, target jangka pendek yang realistis berada di kisaran 7.100‑7.300, sejalan dengan prediksi pasar yang menyebutkan potensi menguat hingga 7.300.
Rekomendasi Saham Pilihan
Berbekal proyeksi positif IHSG, beberapa analis mengeluarkan rekomendasi saham yang diperkirakan dapat memberikan keuntungan bagi investor. Berikut rangkuman rekomendasi dari tiga lembaga riset utama:
- Samuel Sekuritas Indonesia: PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).
- MNC Sekuritas (Herditya Wicaksana): PT Sentul City Tbk (BKSL) – spec buy 104‑107, PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM).
- Pilarmas Investindo Sekuritas: PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).
Mayoritas saham di atas berada di sektor komoditas, infrastruktur, konsumer, dan perbankan – sektor yang secara historis mendapat manfaat dari pergerakan bullish IHSG serta stabilitas nilai tukar rupiah yang menguat tipis ke Rp 17.038 per dolar AS.
Data Perdagangan Hari Selasa
| Waktu | IHSG | Volume Saham | Nilai Transaksi (Rp Miliar) |
|---|---|---|---|
| 09:05 WIB | 6.997 | 1,47 miliar | 696,7 |
Pada saat itu, 324 saham mencatat kenaikan, 164 saham turun, dan 470 saham bergerak datar. Top Gainers meliputi PMJS, IFSH, FORE, ESIP, SIPD, APLI, sementara Top Loser mencakup POLA, ALKA, SOTS, WGSH, BEER, ITMA, SHIP.
Kesimpulan
Dengan dukungan sentimen global yang membaik, pergerakan teknis yang mengarah pada zona resistance 7.200‑7.300, serta rekomendasi saham dari beberapa rumah riset terkemuka, IHSG diproyeksikan dapat menguat hingga level 7.300 dalam beberapa minggu ke depan. Investor disarankan tetap memperhatikan level support kritis di 6.900‑6.744 dan menyesuaikan eksposur pada sektor‑sektor yang memiliki fundamental kuat, terutama komoditas, infrastruktur, dan perbankan. Pemantauan terus‑menerus terhadap data ekonomi internasional serta pergerakan nilai tukar akan menjadi kunci dalam menilai kelanjutan tren bullish ini.












