JAKARTA — Mikel Arteta menegaskan kemenangan telak Arsenal atas Manchester City pada Community Shield 2026 harus menjadi standar baru bagi timnya menjelang dimulainya musim Liga Primer Inggris. The Gunners tampil dominan dengan kemenangan 3-0 di Stadion Principality, Cardiff, pada Ahad (16/8/2026), sebuah hasil yang langsung mencuri perhatian publik sepak bola Inggris.
Arsenal tidak membuang waktu untuk menunjukkan intensitas permainan mereka. Riccardo Calafiori membuka keunggulan hanya 23 detik setelah kick-off, memanfaatkan umpan terukur dari Myles Lewis-Skelly. Gol tersebut tercatat sebagai gol tercepat dalam sejarah pertandingan Community Shield sejak edisi 1968, sebuah rekor yang langsung menegaskan keseriusan tim asuhan Arteta sejak menit pertama.
Keunggulan Arsenal tidak berhenti di situ. Kai Havertz menggandakan skor pada menit ke-28 dengan penyelesaian klinis di dalam kotak penalti. Tiga menit setelah babak kedua dimulai, kapten Martin Odegaard memastikan kemenangan tiga gol tanpa balas melalui golnya yang indah. Pertandingan berjalan sesuai skenario yang diinginkan Arsenal sejak awal.
City Gagal Berikan Perlawanan Berarti
Manchester City, yang menurunkan Erling Haaland sejak menit awal, justru tampil di bawah performa terbaik mereka. Tim asuhan Pep Guardiola kesulitan membangun serangan efektif menghadapi pressing tinggi Arsenal. Elliot Anderson, rekrutan anyar City dari Nottingham Forest dengan nilai transfer mencapai 116 juta poundsterling atau sekitar Rp2,5 triliun, belum mampu memberikan dampak signifikan untuk membalikkan keadaan.
Dominasi Arsenal terlihat dari penguasaan bola dan peluang yang diciptakan. Lini tengah Arsenal yang digalang Odegaard dan Declan Rice tampil solid, memutus aliran bola ke lini depan City. Sementara itu, lini belakang yang dikomandoi William Saliba berhasil meredam pergerakan Haaland sepanjang pertandingan.
Standar Baru Arsenal
Arteta menyebut kemenangan tersebut bukan sekadar trofi, melainkan cerminan dari mentalitas dan kesiapan timnya menghadapi musim yang panjang. Menurut pelatih asal Spanyol itu, performa yang ditunjukkan para pemain merupakan hasil dari persiapan pramusim yang matang serta komitmen tinggi mereka setelah turnamen Piala Dunia.
“Sangat terkesan dengan cara kami bermain, terutama cara kami berkompetisi. Itulah standar kami,” ujar Arteta dalam konferensi pers usai pertandingan. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa ia melihat pertandingan ini sebagai titik tolak, bukan sekadar pesta kemenangan sesaat.
Pelatih berusia 44 tahun itu berharap Arsenal mampu mempertahankan level permainan tersebut secara konsisten sepanjang musim. Ia meyakini timnya akan menjadi pesaing kuat gelar juara jika standar yang ditunjukkan saat menghadapi City dapat dipertahankan dalam setiap pertandingan.
Kritik Terhadap Aturan Skuad Liga Primer
Di tengah euforia kemenangan, Arteta juga kembali menyoroti aturan jumlah pemain dalam skuad Liga Primer Inggris. Arsenal terpaksa mencoret Gabriel Martinelli, Ethan Nwaneri, dan Gabriel Jesus dari daftar pemain pertandingan Community Shield karena keterbatasan kuota. Kondisi ini dinilai pelatih asal Spanyol itu sebagai salah satu tantangan terbesar dalam pekerjaannya.
Arteta menilai semakin padatnya jadwal pertandingan membuat klub membutuhkan ruang lebih besar untuk membawa pemain. Ia menyebut situasi ini menjadi salah satu bagian tersulit dalam pekerjaannya sebagai pelatih, terutama ketika harus memilih pemain yang layak diturunkan dari skuad yang ada.
“Kita memainkan semakin banyak pertandingan dan bebannya sangat berat. Ini sangat disayangkan. Ini adalah bagian tersulit dari pekerjaan ini,” kata Arteta. Pernyataan ini menyiratkan kekhawatiran terhadap dampak jangka panjang dari padatnya kalender kompetisi terhadap kondisi fisik dan mental pemain.
Keputusan mencoret tiga pemain tersebut tentu menjadi bahan diskusi menarik. Martinelli merupakan pemain sayap kunci Arsenal dalam beberapa musim terakhir, sementara Gabriel Jesus adalah striker yang sering menjadi andalan di lini depan. Nwaneri, yang masih berusia muda, dianggap sebagai prospek masa depan klub. Ketiganya dipastikan akan kembali memperkuat tim dalam pertandingan liga.
Persiapan Menghadapi Coventry City
Arsenal kini mengalihkan fokus ke pertandingan perdana Liga Primer Inggris. The Gunners akan menjamu Coventry City di Emirates Stadium pada Sabtu (22/8/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi ujian nyata apakah performa impresif saat melawan City dapat diulang dalam kompetisi reguler.
Coventry City sendiri bukan lawan yang bisa dianggap remeh. Tim asuhan pelatih anyar mereka tampil cukup solid dalam pramusim dan bertekad memberikan kejutan di kandang Arsenal. Namun, dengan dukungan penuh suporter di Emirates, Arsenal jelas diunggulkan untuk meraih tiga poin perdana.
Arteta kemungkinan akan melakukan beberapa perubahan dalam susunan pemain untuk pertandingan liga. Pemain-pemain yang dicoret dari skuad Community Shield, seperti Martinelli dan Jesus, dipastikan akan kembali memperkuat tim. Kedalaman skuad menjadi salah satu keunggulan Arsenal musim ini, dan Arteta diharapkan mampu memanfaatkannya secara optimal.
Prospek Arsenal Musim Ini
Kemenangan atas Manchester City memberikan sinyal positif bagi Arsenal yang dalam beberapa musim terakhir terus bersaing di papan atas Liga Primer. Dengan skuad yang semakin matang dan pengalaman bertanding di level tertinggi, The Gunners dipandang sebagai salah satu kandidat kuat perebutan gelar juara musim ini.
Selain itu, gaya bermain yang atraktif dan efektif yang ditunjukkan dalam laga Community Shield menjadi modal berharga. Kombinasi pemain muda berbakat seperti Lewis-Skelly dan pemain berpengalaman seperti Odegaard menciptakan keseimbangan yang dibutuhkan tim besar. Jika konsistensi dapat dijaga, bukan tidak mungkin Arsenal akhirnya mengakhiri penantian gelar liga mereka.
Di sisi lain, kekalahan telak dari Arsenal tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi Manchester City. Guardiola harus segera menemukan solusi untuk memperbaiki performa timnya, terutama dalam menghadapi tim-tim yang menerapkan pressing ketat. Elliot Anderson, yang dibeli dengan harga selangit, diharapkan segera beradaptasi dengan gaya permainan City agar investasi besar tersebut segera membuahkan hasil.
Pertanyaan Umum
Kapan Arsenal akan memulai musim Liga Primer Inggris?
Arsenal akan memulai musim Liga Primer Inggris dengan menjamu Coventry City di Emirates Stadium pada Sabtu, 22 Agustus 2026 dini hari WIB.
Siapa pencetak gol dalam kemenangan Arsenal atas Manchester City di Community Shield?
Riccardo Calafiori membuka keunggulan pada menit ke-23 detik, Kai Havertz menggandakan skor pada menit ke-28, dan Martin Odegaard melengkapi kemenangan pada awal babak kedua.
Mengapa Gabriel Martinelli, Ethan Nwaneri, dan Gabriel Jesus tidak dimainkan di Community Shield?
Ketiga pemain tersebut tidak masuk dalam daftar pemain pertandingan karena keterbatasan kuota jumlah pemain dalam skuad yang diatur oleh Liga Primer Inggris. Pelatih Mikel Arteta menyayangkan aturan ini di tengah padatnya jadwal pertandingan.
Sumber: Republika
















