Lintaspedia – , JAKARTA — Para petinggi Serie A bersama perwakilan 20 klub peserta liga menggelar pengarahan terkait perubahan peraturan yang akan diterapkan pada musim 2026/2027. Pengurangan waktu yang terbuang selama pertandingan menjadi salah satu fokus utama dalam peraturan baru tersebut.
Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (18/8/2026) itu dihadiri jajaran badan wasit Serie A, perwakilan Lega Serie A, serta seluruh klub kasta tertinggi sepak bola Italia. Pertemuan dipimpin Direktur Teknik AIA Domenico Messina dan Kepala Penunjukan Wasit Daniele Orsato.
Menurut laporan ANSA, melalui CalcioMercato, pengarahan tersebut bertujuan memastikan seluruh pihak memahami perubahan regulasi sebelum kompetisi musim 2026/2027 dimulai. Pihak penyelenggara juga menekankan pentingnya keseragaman dalam penerapan dan interpretasi aturan.
“Semua informasi teknis yang diperlukan harus diberikan sebelum pertandingan dimulai, terutama mengenai perubahan peraturan yang diperkenalkan musim ini,” kata Messina, dikutip dari Football Italia, Rabu (19/8/2026).
Ia menambahkan, pihaknya siap memberikan penjelasan apabila terdapat persoalan terkait penerapan maupun interpretasi aturan. Menurut dia, komunikasi yang jelas antara perangkat pertandingan dan klub menjadi hal penting untuk memastikan regulasi dapat diterapkan dengan baik.
Aturan pergantian pemain
Salah satu perubahan yang mendapat perhatian adalah aturan mengenai pergantian pemain, lemparan ke dalam, dan tendangan gawang. Regulasi tersebut ditujukan untuk mengurangi waktu permainan yang terhenti dan meningkatkan waktu bermain efektif dalam setiap pertandingan.
Aturan baru itu sebagian besar mengadaptasi protokol yang sebelumnya diuji coba pada Piala Dunia musim panas ini. Dalam aturan pergantian pemain, pemain yang ditarik keluar harus meninggalkan lapangan dalam waktu 10 detik setelah papan pergantian pemain diangkat.
Jika pemain membutuhkan waktu lebih dari batas tersebut untuk meninggalkan lapangan, pemain pengganti akan ditahan dan baru diperbolehkan masuk pada penghentian permainan berikutnya.
Sementara itu, lemparan ke dalam dan tendangan gawang akan memiliki batas waktu lima detik. Apabila sebuah tim dianggap sengaja mengulur waktu melewati batas tersebut, keputusan dapat berujung pada pemberian tendangan sudut kepada tim lawan.
Peraturan baru juga mengatur pemain yang mendapatkan perawatan di dalam lapangan. Setelah permainan kembali dilanjutkan, pemain tersebut diwajibkan berada di luar lapangan selama satu menit sebelum diperbolehkan kembali bermain.
Selain persoalan waktu, kewenangan Video Assistant Referee (VAR) juga diperluas. VAR kini dapat digunakan dalam situasi kesalahan identitas serta pemberian kartu kuning kedua yang secara jelas keliru.
CEO Lega Serie A Luigi De Siervo menilai pengarahan tersebut merupakan bagian dari persiapan menghadapi musim baru, bukan sekadar pengenalan aturan. Ia menyebut perubahan regulasi akan memberikan perhatian lebih besar terhadap berbagai situasi yang menyebabkan pertandingan terhenti.
“Banyak perubahan yang diperkenalkan akan menyangkut situasi ketika permainan dihentikan, dengan tujuan meningkatkan waktu bermain efektif pertandingan, membuat permainan lebih dinamis dan spektakuler,” ujar De Siervo.
Menurut De Siervo, penerapan aturan baru membutuhkan koordinasi erat antara Lega Serie A dan AIA. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar seluruh klub, pemain, dan perangkat pertandingan memiliki pemahaman yang sama mengenai regulasi yang mulai berlaku pada musim 2026/2027.
Dengan aturan tersebut, Serie A berharap pertandingan berjalan lebih efektif dengan semakin sedikit waktu yang terbuang. Perubahan itu juga diharapkan membuat tempo permainan lebih tinggi dan menghadirkan tontonan yang lebih dinamis bagi penonton.
Sumber: Republika















