adsbanner 728x90 - Lintaspedia.com

Lintaspedia.com – Lintaspedia.com Komite Olimpiade Internasional (IOC) memastikan tidak akan menyelidiki dugaan pelanggaran netralitas politik oleh Presiden FIFA Gianni Infantino terkait interaksinya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Keputusan itu diambil setelah IOC menilai aduan yang diajukan organisasi hak asasi manusia FairSquare berada di luar yurisdiksinya.

adsbanner 1080x1920 - Lintaspedia.com

Aduan FairSquare pada 14 Juli itu menyoroti sejumlah isu, termasuk keputusan FIFA yang menunda sanksi larangan satu pertandingan bagi penyerang Amerika Serikat Folarin Balogun, setelah Trump secara pribadi meminta Infantino meninjau kartu merah yang diterima sang pemain lewat panggilan telepon.

Infantino menegaskan bahwa komite-komite di FIFA bekerja secara independen. Namun, hingga saat ini, tidak ada penjelasan rinci dari komite disiplin mengenai alasan penangguhan sanksi tersebut. Laporan media Inggris The Times menyebut keputusan itu diambil secara sepihak oleh ketua komite, Mohammad Al Kamali. Presiden UEFA Aleksander Ceferin bahkan dilaporkan absen dari final turnamen sebagai bentuk protes atas keputusan itu dan adanya kekhawatiran lebih luas terhadap tata kelola FIFA.

Juru bicara IOC menjelaskan bahwa komisi etik telah melakukan analisis menyeluruh dan menyimpulkan bahwa kasus itu berkaitan dengan tata kelola internal FIFA, bukan hubungan langsung dengan IOC. Dalam Piagam Olimpiade, setiap federasi internasional memiliki otonomi penuh dalam mengatur organisasi dan penerapan aturan olahraga masing-masing.

“Komisi etik IOC mencatat bahwa pengaduan ini hanya berkaitan dengan keputusan tata kelola dan manajemen federasi internasional, termasuk hubungannya dengan pemerintah yang berada di luar cakupan kode etik IOC,” tulis pernyataan resmi IOC dikutip dari ESPN.

IOC menegaskan bahwa ruang lingkup kode etiknya terhadap federasi internasional hanya terbatas pada relasi mereka dengan IOC. Oleh sebab itu, aduan terhadap Infantino dinilai tidak dapat diproses lebih lanjut. Sementara itu, FairSquare juga telah mengajukan laporan terpisah kepada komite etik FIFA pada Desember 2025. 

Laporan itu mencakup empat dugaan tindakan Infantino yang dinilai menunjukkan dukungan publik terhadap kebijakan dan tindakan Trump.

Selain itu, FairSquare meminta penyelidikan atas peran Infantino dalam pemberian FIFA Peace Prize kepada Trump pada acara undian Piala Dunia 2026. Meski FIFA telah mengonfirmasi penerimaan laporan tersebut, FairSquare menyebut belum ada perkembangan lanjutan dari proses investigasi internal yang dilakukan.

Meski IOC menolak menyelidiki kasus Gianni Infantino, lembaga itu menegaskan akan terus mendorong penguatan tata kelola yang baik di seluruh Gerakan Olimpiade, termasuk memperjelas peran, tanggung jawab, dan akuntabilitas setiap organisasi yang terlibat.

Sumber: JawaPos

adsbanner 728x90 - Lintaspedia.com

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.