adsbanner 728x90 - Lintaspedia.com

Lintaspedia.com – Baru sebulan menjabat, Nanik S Deyang menyampaikan pengunduran diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Hal itu disampaikan Nanik melalui akun Facebook pribadinya pada Rabu (22/7) pagi.

adsbanner 1080x1920 - Lintaspedia.com

“Dengan berat hati akhirnya saya pamit kepada Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di luar negeri karena jantung saya. Rencananya hari ini, Rabu (22/7), saya berangkat,” tulis Nanik.

“Saya sampaikan ke Presiden juga, dengan beribu maaf, sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN demi kesehatan saya. Karena Presiden prihatin dan kasihan dengan saya, Presiden menyetujui. Namun, saya diminta tetap ikut mengawasi BGN,” sambungnya.

Nanik memperkirakan Presiden Prabowo akan membentuk Dewan Pengawas BGN dan menunjuknya sebagai ketua. Ia memastikan tidak akan keberatan jika dipercaya mengemban tugas tersebut.

“Saya tetap berjuang dan mendukung Pak Presiden yang saat ini sangat keras berupaya memperbaiki kehidupan rakyat Indonesia,” ujarnya.

Profil Nanik S Deyang

Nanik S Deyang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Ia merupakan eks jurnalis Tabloid Bangkit. Nanik kemudian aktif di dunia politik dan pemerintahan.

Namanya dikenal luas sebagai salah satu tokoh yang berada di lingkaran pendukung Prabowo Subianto sejak Pilpres 2019.

Setelah terpilihnya Prabowo sebagai Presiden di tahun 2024, Nanik dilantik sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan periode tahun 2024-2029. Selain itu, pada 12 Juni 2025, ia diangkat menjadi Komisaris Independen Pertamina.

Kemudian pada 17 September 2025, ia diangkat menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), sekaligus memberhentikannya dari jabatan Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.

Kemudian pada 2 Juni lalu Nanik ditunjuk Presiden Prabowo menjadi Kepala BGN. Ia menggantikan Dadan Hindayana yang terjerat kasus hukum.

Sumber: Kumparan

adsbanner 728x90 - Lintaspedia.com

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.