Lintaspedia.com – 13 Juni 2026 | Kamu pasti penasaran dengan kasus korupsi yang terjadi di Badan Gizi Nasional (BGN) terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejaksaan Agung (Kejagung) telah mengungkap dua modus besar dalam kasus korupsi tersebut.
Modus Besar Korupsi MBG
Menurut Direktur Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Syarief Sulaeman Nahdi, ada dua klaster dalam korupsi MBG, yaitu jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan korupsi pengadaan terkait MBG.
Kejagung juga telah menetapkan Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (PT YAT) Andri Mulyono sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG terkait penyediaan motor listrik Emmo yang dibeli BGN.
Pembengkakan Titik SPPG
Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa jumlah titik SPPG telah membengkak hingga ribuan, membuat keuangan negara tekor sampai Rp1 triliun per bulan.
Menko Zulhas mengatakan bahwa pembengkakan titik dapur MBG ini terkait kasus dugaan jual beli titik SPPG. “Terjadi jual beli titik SPPG, ya. Rencana awal titik itu 21 ribu, tapi sekarang sudah ada 27.877 ribu titik. Membengkak 6.877 titik,” kata Ketua Umum PAN itu.
Kesimpulan
Kasus korupsi MBG merupakan contoh nyata bagaimana penyalahgunaan kekuasaan dan keuangan negara dapat menyebabkan kerugian besar bagi negara dan rakyat.
FAQ
Pertanyaan 1
Apa itu korupsi MBG?
Korupsi MBG adalah kasus korupsi yang terjadi di Badan Gizi Nasional (BGN) terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pertanyaan 2
Apa modus besar korupsi MBG?
Modus besar korupsi MBG adalah jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan korupsi pengadaan terkait MBG.
Pertanyaan 3
Siapa yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi MBG?
Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (PT YAT) Andri Mulyono telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG terkait penyediaan motor listrik Emmo yang dibeli BGN.
Pertanyaan 4
Berapa jumlah titik SPPG yang telah membengkak?
Jumlah titik SPPG telah membengkak hingga 27.877 ribu titik, membuat keuangan negara tekor sampai Rp1 triliun per bulan.
Pertanyaan 5
Apa yang dikatakan Menko Zulhas tentang pembengkakan titik dapur MBG?
Menko Zulhas mengatakan bahwa pembengkakan titik dapur MBG ini terkait kasus dugaan jual beli titik SPPG.













