Lintaspedia.com – 14 April 2026 | Aktor Korea Selatan Ji Chang‑Wook kembali mencuri perhatian publik Indonesia, tidak hanya lewat peran barunya dalam film zombie “Colony”, tetapi juga lewat aksi sosialnya yang mengharukan di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Aksi Sosial: Bangun PAUD Cahaya Timur di Desa Naunu
Pada 13 April 2026, sebuah video memperlihatkan Ji Chang‑Wook mengunjungi PAUD Cahaya Timur, sebuah lembaga pendidikan anak usia dini yang terletak di Desa Naunu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang. Dalam video singkat, aktor tersebut menyapa anak‑anak dengan sapaan hangat, “Halo, adik‑adik. Apa kabar? Saya aktor Ji Chang‑Wook.” Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program "One Bite One Dream" yang dibiayai oleh sebuah merek makanan ringan.
Pengelola PAUD, Julio Dos Reis Gonzaga, menyampaikan rasa terima kasihnya. Sejak berdiri pada 2015, sekolah tersebut telah menampung 37 murid dan berhasil meluluskan sekitar 80 anak. Awalnya hanya memiliki dua guru, kini jumlahnya bertambah menjadi tiga orang setelah dibuka kelas filial. Namun, kondisi keuangan tetap rapuh; guru‑guru dibayar dari dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dengan gaji yang bergantung pada jumlah murid, mulai dari Rp 100 ribuan hingga Rp 250 ribuan per bulan, dan kadang baru dibayarkan dua kali setahun.
Julio menegaskan bahwa hingga kini belum ada bantuan langsung dari pemerintah daerah. “Kami mengandalkan swadaya orang tua murid dan dana BOS. Bantuan dari pihak luar seperti Ji Chang‑Wook sangat berarti bagi kelangsungan pendidikan di sini,” ujarnya.
Film “Colony”: Ji Chang‑Wook Menjadi Pahlawan Zombi
Tak lama setelah aksi filantropinya menjadi viral, kabar mengenai peran baru Ji Chang‑Wook di layar lebar menyebar luas. “Colony”, karya sutradara Yeon Sang‑Ho (yang sebelumnya sukses dengan “Train to Busan”), menampilkan aktor tersebut sebagai salah satu tokoh utama dalam cerita zombie yang terperangkap di sebuah gedung tertutup.
Film ini menggambarkan sekelompok penyintas yang harus melawan infeksi misterius yang mengubah manusia menjadi makhluk mutan. Ji Chang‑Wook berperan sebagai anggota tim yang berusaha menemukan cara mengatasi ancaman tersebut, sementara Jun Ji‑Hyun memerankan tokoh sentral yang memimpin upaya bertahan hidup. Pemeran lain meliputi Koo Kyo‑Hwan, Shin Hyun‑Been, Kim Shin‑Rok, dan Go Soo.
“Colony” dijadwalkan tayang di bioskop pada 28 Agustus 2026, dengan harapan penonton di Indonesia dapat menyaksikan kembali kehebatan sutradara Yeon Sang‑Ho dalam menyulap ketakutan menjadi kritik sosial. Trailer resmi menampilkan adegan-adegan menegangkan, termasuk makhluk zombie yang berevolusi dari berjalan dengan empat kaki menjadi berdiri tegak, menandakan “kelahiran spesies baru”.
Pengaruh Ganda: Dari Pendidikan hingga Hiburan
Kombinasi aksi sosial dan proyek film ini menegaskan posisi Ji Chang‑Wook sebagai figur publik yang mampu memengaruhi dua ranah sekaligus. Di satu sisi, ia membantu memperbaiki infrastruktur pendidikan di wilayah yang masih terpencil, sekaligus menyoroti masalah gaji guru yang rendah dan ketergantungan pada dana BOS. Di sisi lain, kehadirannya dalam “Colony” menambah ekspektasi penonton terhadap kualitas produksi film Korea, sekaligus membuka peluang pasar Indonesia untuk film‑film genre horor‑zombi.
Reaksi netizen pun beragam. Sebagian mengapresiasi kepedulian Ji Chang‑Wook terhadap anak‑anak Indonesia, sementara yang lain menantikan penampilan aktingnya di “Colony”. Kedua peristiwa ini secara tidak langsung meningkatkan citra Korea Selatan di Indonesia, baik dari sisi budaya pop maupun kontribusi sosial.
Dengan latar belakang aksi yang menginspirasi dan peran film yang menantang, Ji Chang‑Wook memperlihatkan bahwa selebritas dapat menjadi agen perubahan yang nyata. Semoga bantuan yang diberikan kepada PAUD Cahaya Timur dapat berkelanjutan, dan “Colony” menjadi salah satu film Korea paling berkesan tahun 2026.













